Pesona

Harmonisasi Timur Berbalut Siluet Barat

Ahad, 11 February 2018 13:00 WIB Penulis: Siti Retno Wulandari

MI/M IRFAN

HIJAU, teduh, dengan juntaian daun liang liu (Salix babylonica) menjadi latar dari presentasi karya perancang Sebastian Gunawan. Bersama dengan sang istri, Cristina Panarese, ia menggelar karya busana bertemakan Blissful blossom.

Dengan tema itu, pria yang akrab disapa Seba itu membawa filosofi, dari tumbuhan liang liu sebagai harapan, bertumbuh seirama, akan tercipta suasana harmonis. Konsep itu dituangkan dalam pertemuan tampilan Barat dan Timur yang justru menghadirkan busana mewah dan beberapa di antaranya mengusung gaya retro.

Gaya busana cheongsam, kerah tinggi dan tegak selalu hadir menjelang Tahun Baru Imlek, kemudian diperkuat dengan siluet body fitted (pas badan). Namun, pada perayaan 25 tahun ia berkarya, Seba memberikan gambaran lain tentang pakaian khas Tiongkok. Gaun panjang berwarna merah dan bersiluet pas badan itu diberi luaran pada bagian pinggang ke bawah secara bertingkat dengan sejenis tulle.

Kerah tegak dan tinggi yang menjadi salah satu representasi busana khas Tiongkok dipermanis dengan aksen ban pinggang berbentuk pita. Busana lain hadir pada gaun pendek berwarna putih, berkerah tinggi dan berdetail kancing ulir bersiluet longgar dan lengan bervolume. Pada bagian depan diberi detail bordir serta hiasan payet di atas bahan sequins berwarna keemasan.

"Tidak semua cheongsam itu harus pas badan, bisa dibuat longgar. Elemen lama suasana budaya Tiongkok juga menjadi salah satu pengisi detail karya, seperti pemandangan rumah, gunung, perahu, anggur, juga ikan koi sebagai lambang kesejahteraan," kata Seba seusai acara peragaan busana di Ballroom Ritz Carlton Pasific Place, Senin (5/2).

Barat dan Timur
Detail Timur berpadu dengan siluet Barat. Hal itu menjadi salah satu tampilan memikat mata saat menyaksikan presentasi busana Seba. Siluet khas Eropa terlihat pada pilihan shoulder pads, renda, serta detail kerutan yang beberapa dibuat bertingkat.

Tak hanya menampilkan gaun, ada jaket, outer, hingga jump suit. Permainan hiasan pun beragam, mulai dari manik, mutiara, hingga penggunaan faux fur.

Lihat saja pada gaun panjang merah muda tanpa lengan berkerah tinggi. Gaun itu dipenuhi dengan bubuhan faux fur, pada bagian tengahnya tampak taburan manik berkilau. Gaun cherry blossom bliss itu merupakan simbol kekuatan seorang perempuan.

"Total ada 63 koleksi, dengan waktu pengerjaan sekitar tiga bulan. Representasi lain dari ide untuk koleksi itu juga tertuang pada botol kaca AQUA Reflection. Seperti asalnya, alamlah yang akhirnya menjadi ide saya lalu mengerucut pada pemilihan pohon liang liu," pungkas Seba. (X-7)

wulan@mediaindonesia.com

Komentar