Kesehatan

Jangan Remehkan jika Tubuh Alami Sakit Ini

Sabtu, 10 February 2018 15:10 WIB Penulis: Medcom

Ilustrasi

SETIAP orang sering kali merasakan rasa sakit ringan pada tubuh bagian tertentu. Namun banyak juga orang yang meremehkan rasa sakitnya.

Perlu diketahui, rasa sakit merupakan gejala dari sejumlah kondisi, yang biasanya disebabkan oleh peradangan atau infeksi yang ditimbulkan penyakit atau cedera. Maka dari itu, ada baiknya jika Anda tidak meremehkan jenis nyeri tubuh, seperti di bawah ini.

1. Sakit punggung atau back pain
Banyak orang pasti pernah mengalami sakit punggung. Jika Anda terus menerus mengalami sakit punggung, ditambah dengan kesemutan di jari kaki, Anda tak boleh mengabaikannya.

2. Nyeri rahang
Meskipun tidak banyak orang yang pernah menglami nyeri rahang, namun hal itu memang terjadi dan biasanya tak sedikit yang mengabaikannya. Stres adalah salah satu penyebab sakit rahang, karena dapat terjadi pengetatan otot rahang. Namun nyeri rahang dibarengi nyeri dada yang serius, jangan didiamkan, bisa jadi mengindikasikan penyakit jantung.

3. Kram menstruasi kronis
Kram menstruasi terjadi beberapa hari pertama pada saat haid, karena terjadinya peradangan di sekitar dinding rahim. Tapi jika Anda mengalami kram menstruasi yang kronis dan tidak sembuh setelah diberi obat, hendaknya tidak boleh didiamkan. Bisa saja ini adalah tanda dari PMS serius atau penyakit rahim lainnya.

4. Sakit kepala tajam
Sakit kepala adalah jenis rasa sakit paling umum yang dialami masing-masing individu. Rasa sakit kepala yang terus menerus bisa jadi sebuah tanda adanya tumor pada otak. Maka sebaiknya segera konsultasikan pada dokter.

5. Nyeri perut bawah
Nyeri perut memang umum terjadi, terutama jika Anda terkena penyakit pencernaan. Tapi seandainya Anda mengalami nyeri di perut kanan bawah cukup lama, maka ini adalah indikasi adanya radang usus buntu.

6. Rasa sakit pada otot betis
Semisal Anda mengalami bahwa otot betis sangat sakit, terjadi waktu yang lama dan Anda pun jarang berolahraga, waspadalah. Bisa jadi hal itu mengindikasikan adanya kekurangan kalsium dan osteoporosis. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kekurangan kalsium biasanya mempengaruhi otot betis terlebih dahulu. (TIN/OL-8)

Komentar