Pilkada

Gubernur Sumsel Jadi Jurkam Putranya

Sabtu, 13 January 2018 14:30 WIB Penulis: Dwi Apriani

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

GUBERNUR Sumatra Selatan Alex Noerdin memastikan akan mengambil cuti di masa kampanye.

Sebabnya, dia akan menjadi juru kampanye (jurkam) bagi putranya, Dodi Reza Alex Noerdin, yang maju dalam pemilihan gubernur Sumsel berpasangan dengan Giri Ramanda N Kiemas.

"Saat ini proses cuti sedang dilakukan, tetapi suratnya belum dikeluarkan," kata Alex di Palembang, kemarin.

Akan tetapi, dia memastikan masa cuti tidak akan terlalu lama atau tidak sampai satu bulan, yakni hanya pada masa kampanye.

"Ini sesuai aturan yang berlaku, jadi tidak ada masalah," tandasnya.

Sebanyak 13 pimpinan da-erah di Sumsel yang meng-ajukan cuti karena maju kembali dalam pilkada, termasuk Dodi Reza Alex Noerdin yang saat ini menjadi Bupati Musi Banyuasin.

Pasangan Harnojoyo-Fitrianti Agustinda dipastikan sudah mengajukan cuti dari jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang.

Sebabnya, pasangan ini akan kembali berduet dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palembang 2018.

Rencananya, cuti dimulai sejak penetapan nomor urut pasangan calon wali kota.

"Keduanya sudah ajukan cuti. Cuti dimulai dari 15 Februari hingga selesai tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada)," papar Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Palembang Amiruddin.

Wali kota dan wakil wali kota Pagaralam, Ida Fitriati dan Novirza Djazuli, juga mengajukan cuti dari jabatan.

Hanya, pasangan itu pecah kongsi dan menjadi kompetitor dalam Pilkada 2018.

Masa jabatan pasangan itu berakhir pada 25 April atau sebelum pemungutan suara 27 Juni.

"Kami cuti mulai 15 Februari. Selama cuti dan sudah masuk tahapan kampanye, kami akan fokus ke persiapan pilkada terutama berkampanye," ungkap Ida.

Bupati Lahat Aswari Rivai yang akan maju selaku calon gubernur Sumsel juga me-ngaku sudah mengajukan cuti.

"Saya mengikuti aturan. Per 15 Februari saya sudah mulai cuti. Pasangan saya (Irwansyah) sudah memutuskan berhenti dari jabatan Wali Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ungkap Aswari.

Selama cuti, dia mengaku sudah menitipkan pesan kepada aparatur sipil negara (ASN) di Lahat, di antaranya tetap melaksanakan tugas seperti biasa.

"Tidak boleh santai, tetap bekerja. Pemerintah Kabupaten Lahat harus tetap berjalan normal," ungkap Aswari.

Bervariasi

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sumsel Amsin Djauhari mengatakan, 13 kepala daerah dan wakil kepala daerah mengajukan cuti karena mengikuti Pilkada 2018, termasuk Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki.

"Khusus Ishak Mekki, kami sudah memproses pengajuan cuti ke Kementerian Dalam Negeri," kata dia.

Amsin mengatakan masa cuti kepala daerah terhitung sejak 15 Februari hingga 23 Juni.

"Cuti yang diberikan kepada kepala daerah selama 4,5 bulan untuk persiapan pilkada. Tanggalnya bervariasi," kata Amsin.

Ia menerangkan, setelah cuti, kepala daerah akan kembali ke jabatan semula.

Kepala daerah yang masa jabatannya habis seusai cuti, lanjut dia, akan digantikan penjabat yang ditunjuk gubernur, seperti pemimpin Kota Lubuklinggau yang berakhir pada 24 Februari dan Kota Pagaralam yang berakhir pada 23 April. (N-1)

Komentar