Megapolitan

Motor Melintas di Jl Thamrin akan Dievaluasi Lagi

Sabtu, 13 January 2018 13:45 WIB Penulis:

ANTARA/Galih Pradipta

POLISI memberi waktu satu bulan ke Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta untuk mengevaluasi pascadicabutnya peraturan gubernur soal pembatasan sepeda motor di Jalan Sudirman-MH Thamrin Jakarta.

Evaluasi untuk melihat dampak kemacetan yang ditimbulkan dari aturan kebijakan tersebut.

"Akan dilakukan monitoring dan evaluasi kita kasih limit waktu satu bulan. Apakah dampak daripada putusan itu membawa kemacetan parah apa sebaliknya. Kita pantau satu bulan," kata Kasubdit Standardisasi Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri, Kombes Pol Kingkin Winisuda, kemarin.

Jika menimbulkan kemacetan semakin parah, tentu harus dilakukan kajian ulang untuk mencari solusi.

Apalagi, mengingat sepeda motor juga jadi salah satu pelanggar dan penyebab kecelakaan lalu lintas terbanyak.

Dari data yang ada, pelanggaran lalin dan laka lantas motor paling tinggi.

"Nanti akan ada kajian sama-sama untuk wujudkan keamanan dan keselamatan lantas di DKI," ucapnya.

Sementara itu, Wakadishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan lajur khusus untuk motor di Kawasan Jalan MH Thamrin.

Pihaknya sudah mulai melakukan penebalan marka jalan di sana.

Marka jalannya diwarnai kuning dan diberi gambar motor untuk lajur sepeda motor.

"Itu agar tertib," kata Sigit, kemarin.

Hal ini berkaitan dengan pernyataan Dirlantas Polda Metro Jaya yang menyebut motor menjadi biang kemacetan dan pelanggaran lalu lintas.

Sigit mengatakan, dengan membuat lajur khusus maka pengendara motor dipastikan tertib. Imbauan kepada pengguna motor pun akan diterapkan.

Di sepanjang adanya lajur khusus itu, yakni Jalan Medan Merdeka Barat sampai Bundaran Hotel Indonesia (HI) akan terpasang spanduk yang meminta masyarakat untuk tertib berkendara motor di sana.

Setelah dua hari diterapkan, hasil pemantauan Dishub DKI kemacetan di sekitar jalur pencabutan larangan bermotor tidak signifikan.

Titik rawan kemacetan di Jalan MH Thamrin menuju Bundaran HI di depan Wisma Nusantara karena ada pengerjaan proyek MRT.

"Kita seide dengan Dirlantas. Jika bicara kemacetan itu bagaimana memindahkan penumpang ke angkutan umum. ini yang jadi concern kita bagaimana menghasilkan angkutan umum yang dicintai masyarakat." tandasnya. (Mal/Aya/J-3)

Komentar