KICK ANDY

Ryan Budi Nuryanto Menyatukan Pasangan dalam Pernikahan Unik

Sabtu, 13 January 2018 07:19 WIB Penulis: Suryani Wandari Putri

MI/SUMARYANTO BRONTO

BANYAK hal yang tidak terduga dalam perjalanan hidup manusia, termasuk soal jodoh. Kapan dan dengan siapa kita akan berjodoh, tidak akan ada yang tahu. Beragam cara ditempuh orang untuk menemukan pasangan hidup. Bahkan, menurut Ryan Budi Nuryanto, sekarang ini Indonesia sedang darurat jomlo, pasalnya banyak orang sulit menemukan pasangan dengan beragam alasan, seperti pilih-pilih, mengejar karier, pernah trauma, atau adanya keterbatasan fisik. Pernyataan Ryan ini bukan tanpa dasar. Semua data itu berdasarkan pengalamannya mengadakan acara Golek Garwo setiap bulan sejak 2011.

"Persisnya terinspirasi oleh pengalaman saya ketika merasakan betapa sulitnya mencari jodoh. Harapannya di kemudian hari hanya saya yang sulit mendapatkan jodoh," kata Ryan. Golek Garwo atau dalam bahasa Indonesia berarti mencari jodoh merupakan kegiatan mencari jodoh bagi siapa saja yang masih belum memiliki pasangan. Kegiatan ini diadakan tiap bulan di pekan ke-3 di Kantor kecamatan Sewon Bantul, Yogyakarta. Pesertanya berasal dari seluruh Indonesia, bahkan dari luar negeri. "Umurnya beragam, mulai usia produktif, yakni 20 tahun hingga 70 tahun," lanjut Ryan.

Dalam proses pengenalan, akan ada puluhan bahkan ratusan perempuan dan laki-laki yang disatukan dalam satu ruangan. Mereka akan berhadapan dan masing-masing akan mempresentasikan data diri secara ringkas. "Tak hanya itu, sebelumnya kami pun memberikan motivasi kepada mereka untuk lebih percaya diri dan bisa membuka hatinya untuk orang lain," kata Ryan.

Tidak mudah cerai
Yang tidak dapat hadir di acara bulanan tersebut dapat mengirim bio data dan sejumlah syarat untuk menemukan pasangan hidup. Pasangan yang dirasa cocok dalam Golek Garwo pun dapat mengikuti program nikah bareng secara gratis yang diadakan tiga kali dalam setahun. Di tahun pertamanya, Ryan berhasil menikahkan enam pasangan. Sekarang ia telah berhasil menjodohkan 6.500 pasangan alias 13 ribu jomlo. Program nikah bareng pun dilakukan Ryan secara unik, seperti nikah di pesawat, di kebun binatang, di area persawahan, atau di atas mobil pemadam kebakaran.

"Masing-masing ada filosofinya, seperti di pemadam kebakaran, misalnya, artinya memadamkan gejolak kemarahan yang ada dalam diri pasangan. Dengan rasa tidak karuan, kemarahan dengan pemadam itu bisa menjadi reda dan tenteram," kata Ryan.
Tujuan pernikahan unik ini ialah agar pasangan pengantin mendapat pengalaman yang tidak terlupakan sepanjang hidup dan tidak mudah bercerai karena pengalaman pernikahan unik tersebut. (M-4)

Komentar