Polkam dan HAM

Sebagai Suksesor Novanto, Bamsoet Tidak Ditentang Internal Golkar

Jum'at, 12 January 2018 19:59 WIB Penulis: Nur Aivanni

MI/ROMMY PUJIANTO

NAMA Bambang Soesatyo mulai menguat di internal Partai Golkar sebagai suksesor Setya Novanto di posisi Ketua DPR RI.

"Sampai kemarin kita di rapat pleno fraksi, eggak ada yang menolak tuh. Karena menurut yang saya tahu termasuk Pak ARB, selaku Ketua Dewan Pembina sudah tahu nama itu. Dari awal sudah tahu semua," kata
Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/1).

Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, dikatakan Mahyudin tidak mendapat pertentangan di internal Golkar.

Mahyudin pun menilai bahwa sosok Bamsoet sejalan dengan slogan Golkar bersih, meskipun namanya sempat disebut oleh Miryam S Haryani dalam kasus mega korupsi proyek KTP-e. Bamsoet disebut menekan Miryam untuk mempengaruhi kesaksian perempuan tersebut dalam kasus korupsi tersebut.

"Kan tidak terbukti, sekarang kalau orang cuma disebut-sebut misalnya terlibat ini tidak terbukti, kan engga ada bukti. Jadi enggak bisa disalahkan. Kalau menurut saya, Pak Bambang pengalamannya cukup banyak juga. Sekarang Ketua Komisi III sehingga kapasitasnya memenuhi untuk menjadi Ketua DPR," terangnya.

Secara terpisah, Ketua DPP Partai Golkar Andi Sinulingga mengatakan nama Bamsoet memang menguat untuk mengisi posisi Ketua DPR. Ia pun mengakui bahwa nama tersebut tidak mendapat penolakan di internal Golkar. "Sepertinya tidak ada, tidak ada juga alasan untuk menolak," ucapnya.

Ia pun menilai sosok Bamsoet tepat untuk menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR. "Bambang Soesatyo bagus, beliau salah satu kader terbaik partai. Beliau punya kapasitas yang cukup untuk itu. Jam terbang di partai dan DPR cukup panjang," tandasnya. (OL-4)

Komentar