Nusantara

Polisi masih Sulit Ungkap Aset PT Hannien Tour

Jum'at, 12 January 2018 10:08 WIB Penulis: Micom

ANTARA/Yulius Satria Wijaya

APARAT kepolisian masih kesulitan mengungkap aset milik PT Hannien Tour, biro umrah yang menipu calon jemaahnya hingga puluhan miliar rupiah. Polisi menduga aset-aset itu sengaja disembunyikan para tersangka.

Hingga hari ini polisi baru berhasil menyita dua aset milik PT Hannien Tour, yakni satu unit sepeda motor dan satu unit mobil operasional. Barang bukti tersebut didapatkan polisi setelah melacak aset milik PT Usmaniyah Hannien Tour di Jawa Barat. Keterangan di STNK menyebutkan kedua aset tersebut diatasnamakan PT Hannien Tour.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi, polisi masih terus memburu aset lain milik PT Hannien Tour. Aset-aset itulah yang nantinya dapat digunakan mengganti kerugian lebih dari 2.000 calon jemaah umrah yang menjadi korban.

"Polisi menduga para tersangka berusaha menyembunyikan aset-aset yang dibeli menggunakan uang hasil penipuan ini karena dalam pemeriksaan mereka selalu memberikan keterangan yang berbelit-belit," terang Agus.

Sementara itu beberapa aset seperti gedung dan rumah yang digunakan sebagai kantor PT Hannien Tour tidak dapat disita polisi lantaran seluruh aset tersebut dibeli dengan cara kredit. Aset-aset bangunan itu sudah ditarik oleh pengembang karena angsuran bulanan tidak dibayar.

Polisi, imbuh Agus, juga sedang meminta uang Rp5 miliar yang didepositkan ke salah satu maskapai ternama. "Tetapi kami belum dapat memastikan kapan dana tersebut berhasil ditarik."

Di luar soal aset, saat ini polisi sudah menyita barang bukti seperti ribuan baju ihram dan berkas-berkas penting. Barang bukti sebanyak dua kontainer itu sedang didatangkan ke Polresta Surakarta. (Metro TV/X-12)

Komentar