Sela

Perempuan Tahan Banting

Jum'at, 12 January 2018 10:00 WIB Penulis: Irene Harty

MI/Seno

PERISET dari Universitas Duke Amerika Serikat dan University of Southern Denmark menyatakan bahwa perempuan lebih baik dalam bertahan hidup saat keadaan terburuk seperti kelaparan dan epidemi.

Riset yang diungkapkan dalam edisi daring Prosiding National Academy of Sciences (9/1) itu meneliti sekitar 250 tahun data kematian karena kelaparan, penyakit dan kemalangan, untuk membandingkan kesenjangan harapan hidup antara perempuan dan laki-laki. Data itu termasuk korban kelaparan di Swedia, Irlandia, dan Ukraina pada abad ke-18, 19, dan 20. Periset menemukan perempuan hidup lebih lama dari laki-laki dengan rata-rata enam bulan sampai hampir empat tahun. (Xinhua/Ire/X-5)

Komentar