Humaniora

Cuaca Kering hingga Pekan Depan

Jum'at, 12 January 2018 09:15 WIB Penulis:

ANTARA/Asep Fathulrahman

BULAN Januari yang sebelumnya diperkirakan bakal menjadi puncak musim hujan di wilayah Jawa, justru cenderung kering.

Hingga pekan ke-2 bulan ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya terdapat 10 hari tanpa hujan.

Tren tersebut diperkirakan bakal berlanjut hingga pekan depan.

"Ini lebih disebabkan dinamika monsun dan kondisi suhu di perairan wilayah Indonesia. Dari segi monsun, yaitu pergerakan angin, khususnya di atas wilayah Jawa, tidak terjadi pola-pola belokan angin yang menyebabkan hujan. Pola angin yang siklonik di atas Jawa tidak terjadi," kata Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Dodo Gunawan,

Faktor lain yang berpengaruh, lanjutnya, ialah suhu air laut di perairan sebelah barat Indonesia yang relatif dingin. Dengan demikian, sulit terjadi pembentukan uap air yang cukup untuk menjadi hujan.

Anomali temperatur permukaan laut itu, ujar Dodo, terjadi di perairan sebelah selatan Jawa dan sebelah barat Sumatra.

"Suhu permukaan laut minus 2 derajat Celsius. Anomali itu menyebabkan pasokan uap air dari penguapan kurang," imbuhnya.

Diperkirakan, suhu dingin air laut masih akan berlanjut hingga tujuh hari ke depan.

Meski begitu, kata Dodo, hujan dalam skala lokal yang sifatnya kecil tetap akan terjadi di wilayah Jawa. Namun, tidak merata.

"Kita terus memantau 10 hari ke depan. Dalam 10 hari ke depan masih akan kering dan hanya akan ada hujan lokal," jelasnya.

Dodo menambahkan, kondisi di Samudra Pasifik saat ini mengindikasikan tren La Nina.

Jika terjadi La Nina, pengaruh terhadap cuaca dan iklim di Tanah Air akan terjadi pada musim kemarau.

Musim kemarau diperkirakan bakal lebih basah atau banyak hujan.

Sebaliknya, hujan deras disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam dua hari terakhir.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang Ota Welly Jenni Thalo hujan terjadi akibat adanya tekanan rendah dengan tekanan udara di sekitar low 1.001 hpa. (Dhk/Ant/H-2)

Komentar