Ekonomi

Penjualan Eceran Perlahan Meningkat

Kamis, 11 January 2018 08:00 WIB Penulis: . (Jes/E-2)

ANTARA FOTO/Reno Esnir

PENJUALAN eceran pada November 2017 masih tumbuh rendah, namun cenderung makin membaik. Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2017 yang sebesar 206,7 atau tumbuh 2,5% (yoy), lebih baik jika dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan pada Oktober 2017 yang sebesar 2,2% (yoy). Bahkan penjualan eceran sempat tumbuh negatif pada Juli 2017 sebesar -3,3% (yoy). Berdasarkan data yang dilansir Bank Indonesia, kemarin, sumber utama pertumbuhan disebutkan berasal dari penjualan kelompok makanan minuman yang tumbuh 7,8% (yoy) dan bahan bakar kendaraan yang tumbuh 5,8%.

“Peningkatan pertumbuhan penjualan eceran diperkirakan berlanjut pada Desember 2017 dengan IPR yang lebih tinggi yakni sebesar 2,6% (yoy),” demikian tulis BI dalam situs mereka. Sepanjang periode triwulan IV 2017, penjualan eceran diperkirakan meningkat secara tahunan (yoy) dibandingkan triwulan sebelumnya. Rata-rata pertumbuhan tahunan penjualan eceran selama triwulan IV-2017 sebesar 2,4% (yoy), membaik dari triwulan III-2017 yang hanya tumbuh sebesar 0,2% (yoy). Perbaikan pertumbuhan pada triwulan IV terutama berasal dari peningkatan pertumbuhan penjualan kelompok makanan, minuman, dan tembakau, bahan bakar kendaraan, serta penjualan subkelompok sandang.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, kegiatan usaha pada tahun ini akan berkembang. Tahun politik akan menjadi alasan meningkatnya omset para pelaku usaha. “Tahun politik membuat uang beredar cukup banyak,” ucap Enggar, Senin (8/1).
Menurut Enggar, banyaknya uang beredar akan meningkatkan gairah belanja. Dengan begitu, para pebisnis dan pedagang akan memanfaatkan momen tersebut dengan menggenjot usahanya. “Prediksi BI kayaknya 10% peningkatan jumlah uang kartal tahun ini. Mulai bulan depan pasti meningkat uang yang beredar,” tukasnya. Enggar menyebut kinerja perekonomian Indonesia menunjukkan hasil yang positif. Hal itu yang membuatnya yakin omzet pengusaha pada tahun ini akan meningkat cukup pesat. (Jes/E-2)

Komentar