Sela

Lapisan Ozon Mulai Bisa Disembuhkan

Rabu, 10 January 2018 20:35 WIB Penulis: Anastasia Arvirianty

Ist

UPAYA menyembuhkan lubang di lapisan ozon di atas Antartika agaknya akan membuahkan hasil.

Dalam sebuah pernyataan dari NASA mengungkapkan, di studi baru ini adalah yang pertama yang secara langsung mengukur perubahan jumlah klorin, produk sampingan CFC utama yang bertanggung jawab atas penipisan ozon, di atmosfer di atas Antartika.

Studi tersebut menunjukkan penurunan deplesi ozon 20% akibat klorin antara 2005-2016.

Studi ini melihat data ozon yang dikumpulkan antara 2005 dan 2016 oleh instrumen Microwave Limb Sounder (MLS) di atas satelit Aura. Instrumen tersebut tidak dapat secara langsung mendeteksi atom klorin, namun mendeteksi asam hidroklorida, yang terbentuk saat atom klorin bereaksi dengan metana, dan kemudian terikat dengan hidrogen.

Ketika Antartika dimandikan di bawah sinar matahari di musim panas di belahan Bumi selatan, CFC memecah dan menghasilkan klorin, yang kemudian memecah ozon atom. Tapi selama bulan-bulan musim dingin (awal Juli sampai pertengahan September), klorin cenderung mengikat dengan metana di sekitarnya, sesaat setelah semua ozon telah hancur.

"Pada sekitar pertengahan Oktober, semua senyawa klorin mudah diubah menjadi satu gas. Jadi dengan mengukur asam hidroklorida, kami memiliki ukuran klorin yang baik," ujar penulis studi utama Susan Strahan, ilmuwan atmosfer di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland, dalam pernyataan tersebut. (Live Science/OL-4)

Komentar