Gaya Urban

Perhatikan Instruksi Pemandu agar Selamat

Ahad, 7 January 2018 05:01 WIB Penulis: TS/M-3

MI/TOSIANI

KESELAMATAN di aliran air sungai menjadi faktor terpenting dalam melakukan rafting. Salah seorang peserta rafting, Widyastutik, berbagi kiat agar dapat menuntuskan rafting dengan baik dan terhindar dari cedera.

Pada intinya, menurut Widya, jika hendak melakukan rafting, peserta harus mendengarkan, meengikuti betul arahan pemandu. Jika tidak, kecil kemungkinan bisa menjaga keselamatan diri.

"Umpamanya jika dalam kondisi arus sangat deras, pemandu menginstruksikan supaya jangan mendayung, kita ikuti, jangan mendayung. Sebab, kalau arusnya deras lalu kita dayung, maka perahu akan berputar, dan bisa terbalik. Ini membahayakan keselamatan,"ujar Widya.

Contoh lainnya, jika kondisi ombak ada di kiri, penumpang di perahu mesti memiringkan tubuhnya ke kanan. Hal itu untuk mengimbangi arus air di sungai. Yang jelas, menurut dia, pemandu pastilah sudah lebih menguasai medan, termasuk mengahui arah arus dan arah laju perahu. Sebab itu mengabaikan instruksi pemandu bukan saja sebuah kesombongan, melainkan juga kesalahan fatal yang bisa membahayakan seisi perahu.

Selain mengikuti arahan pemandu, Widyastutik juga menyarankan peserta rafting agar menggunakan berbagai peralatan pengaman di air. Di antaranya body protector, sepatu atau sendal karet, pelampung, dan helm pengaman. Semua perlengkapan pengamanan sangat membantu melindungi tubuh saat beraktivitas di air.

Setelahnya dan tidak kalah penting ialah memanjatkan doa dan menyingkirkan sifat-sifat yang menyepelekan kondisi alam sebab kondisi di alam dapat berubah dengan cepat tanpa lebih dulu bisa diprediksi.

"Kadang orang terlalu yakin tidak akan ada apa-apa, mantap saja, dan arus tidak terlalu deras. Tapi kondisi alam tidak bisa seperti apa yang kita pikirkan itu, tiba-tiba arus deras dan tidak menentu, jadi jangan berpikir mendahului alam," ujar dia.

Komentar