Surat Pembaca

Pengalaman tidak Mengenakkan dengan Telkomsel

Kamis, 4 January 2018 12:10 WIB Penulis:

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL

SAYA beberapa kali mempunyai pengalaman buruk dengan operator telepon seluler Telkomsel.

Tahun lalu, misalnya, kami tertarik dengan tawaran paket bicara sesama Telkomsel yang ditawarkan harga mulai Rp1.500.

Setelah saya membeli paket tersebut, harganya ternyata Rp4.500.

Pengalaman yang tidak mengenakkan kembali terjadi pada 12 Desember lalu.

Ketika hendak pergi memberi kuliah di Medan, seorang ibu berumur 82 tahun meminta saya mengurus paket bulanan Kartu As melalui nomor selulernya dengan tarif Rp65 ribu dan mendapatkan 200 menit bicara.

Keesokan harinya, pulsa yang diperoleh ibu itu mengalami koreksi.

Namun, meski masih memiliki pulsa lebih dari Rp30 ribu, ibu itu tidak dapat menelepon lagi sejak 21 Desember 2017 karena pulsanya dikatakan tidak mencukupi.

Saya tidak dapat membantu ibu itu lagi karena saya sudah berada di Cibinong.

Pada 31 Desember 2017, saya kembali mengalami pengalaman buruk yang sama.

Melalui nomor seluler kartu As yang saya miliki, saya membeli paket bulanan Rp66 ribu dengan pulsa Rp200 ke semua operator karena berkeyakinan pulsa yang saya dapat sama dengan 30 hari sebelumnya, yakni sebesar 3.500 menit bicara sesama Telkomsel dan 500 semua operator (total 4.000 menit).

Rupanya saya hanya mendapat 200 menit.

Artinya, dengan biaya yang lebih mahal, saya hanya mendapat seperdua puluh. Dengan kata lain, Telkomsel telah menaikkan biaya pulsa 2.000%. Pengalaman buruk itu telah merusak kepercayaan saya.

Sebelumnya, saya percaya pulsa yang saya beli akan mengalami koreksi sesuai dengan pengalaman ibu di Medan itu.

Karena itu, mohon pihak-pihak terkait untuk mempertanyakan hal ini ke PT Telkomsel.

Henrykus Sihaloho
Cibinong

Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com

Komentar