Gaya Urban

Membentuk Tubuh dan Meningkatkan Koordinasi

Ahad, 24 December 2017 05:00 WIB Penulis: (Rio/M-3)

MI/ARYA MANGGALA

INSTRUKTUR kelas body combat, Intan Mulya Sari, mengatakan banyak manfaat dan keuntungan bisa diperoleh dari kelas yang dipimpinnya, di antaranya meningkatkan fungsi jantung, paru-paru, dan mengurangi kemungkinan penyakit jantung. Selain itu, bisa untuk membantu menjaga dan membentuk otot-otot tubuh sekaligus membakar kalori untuk membentuk tubuh, meningkatkan koordinasi dan keseimbangan, dan membantu memadatkan tulang. Ditambah lagi bisa membantu postur tubuh serta kekuatan bagian tengah tubuh. “Untuk manfaat sangat banyak sekali karena ini termasuk olahraga HIIT di saat semua bagian tubuh bergerak secara maksimal,” ungkap Intan.

Kelas body combat sendiri terdiri dari tiga tahapan, yakni pergerakan pemanasan. Itu sesi di saat peregangan otot dilakukan serta mempelajari beberapa teknik dasar seperti kuda-kuda, sikap pukulan, dan tendangan. Sementara itu, gerakan inti ialah per­gerakan inti yang akan membuat tubuh lebih berkeringat. Hal itu terjadi karena penekanan gerakan pada tinju, tendangan, serta langkah kaki. Gerakan-gerakan tersebut dilakukan secara cepat. “Yang terakhir ialah gerakan pendinginan yang fungsinya untuk mengondisikan tubuh dan menetralkan pernapasan, dengan gerakan tubuh yang perlahan,” jelas Intan.

Menurutnya, satu kelas sesi selama 1 jam bisa membakar kalori sebanyak 500-700 kalori bergantung pada kemampuan tiap peserta. Namun, perlu dipastikan bahwa body combat bukanlah kelas bela diri. “Bentuknya kelas nonkontak. Karena kelasnya akan cukup mengandung banyak gerak, disaran­kan untuk mengawalinya dengan berjalan di atas treadmill setidaknya 15 menit,” tutur Intan. Intan menambahkan, untuk para pemula, body combat memang akan terasa sangat melelahkan dan akan terasa sulit untuk mengejar napas. Namun, disarankan supaya peserta lebih mau beradaptasi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. “Akan tetapi, jangan berhenti begitu saja, coba ikuti kelasnya beberapa kali secara rutin, setidaknya 2-3 kali seminggu, baru akan merasa lebih mudah mengikuti kelasnya,” tutupnya. (Rio/M-3)

Komentar