Seni

GAC Tampilkan Lukisan Emas Pelukis Korea

Ahad, 17 December 2017 20:12 WIB Penulis:

Ist

BERANGKAT dari hobi serta kesadaran untuk mengangkat dunia seni Indonesia, kolektor seni Jimmy Sutopo tergerak untuk membuat galeri bertaraf internasional.

Kali ini, Gallery Artpreneur Centre (GAC) yang berada di Ciputra World 1 Jakarta Lantai 11 miliknya menghadirkan pelukis terkenal asal Korea, Kim Il-tae. Satu-satunya pelukis di dunia yang melukis dengan emas murni 24 karat.

Tentang pemilihannya terhadap pelukis emas ini, Jimmy berdalih masyarakat Indonesia cinta emas, bahkan sejak zaman dahulu paling suka berinvestasi dalam bentuk emas.

"Memiliki lukisan Kim Il Tae ini tidak ubahnya seperti kita berinvestasi di emas, selain karena terbuat dari bahan emas murni seperti emas batangan tetapi emas ini juga bisa dipajang dan dinikmati sebagai karya seni," katanya mengenai seni lukis yang dipamerkannya, baru-baru ini.

Jimmy juga menyebutkan bahwa harga lukisan emas itu pun terus mengalami kenaikan dari pameran satu ke pameran lainnya. Sejak dipamerkan di Shanghai, China, hingga terakhir kali di London, Inggris.

Namun, bagi GAC, ini merupakan kali pertama memamerkan karya di luar pelukis Indonesia.

Sebelumnya, GAC selalu menampilkan karya-karya seni pelukis Tanah Air, baik yang masterpiece klasik seperti Affandi, Le Man Fong, atau karya Raden Saleh hingga yang modern kontemporer yang sedang menjadi tren di kalangan eksekutif muda dunia.

"Misi GAC sederhana saja. Harapan saya dengan pameran ini bisa menjadi inspirasi bagi seniman Indonesia untuk terus berkarya dan sekaligus menciptakan standar baru dalam dunia seni di Indonesia," ucap Jimmy, yang sehari-hari bekerja di pasar modal itu.

Sebelum dipamerkan di GAC, lukisan karya Kim Il Tae telah dipamerkan di galeri seni kontemporer terbaik dunia, Galeri Sachi London. Dan telah dikoleksi oleh tokoh-tokoh dunia seperti Bill Gates, Oprah Winfrey, CEO Google Eric Schmidt, Madonna, dan keluarga Kerajaan Inggris adalah deretan nama-nama beken pemilik lukisan emas tersebut.

Untuk di Indonesia sendiri, sebanyak 22 karya gold painting dipamerkan di GAC dan secara jamak lukisan Kim terinspirasi dari alam dan kehidupan rakyat di negeri ginseng itu.

Itu terlihat pada motif lukisan bunga matahari, naga, kuda, serta kehidupan rakyat Korea tradisional yang kerap ditampilkannya. Publik pun menyebut karyanya sebagai Korean Gold Painting.

Setelah ditampilkan di GAC sampai dengan akhir Desember, karya Kim Il Tae ini akan dipajang di galeri pribadi milik Jimmy Sutopo bersama dengan karya-karya seni berkelas dunia hasil koleksinya, sebelum nantinya akan dipersiapkan pameran berikutnya di Dubai, Maret 2018.

"GAC tentunya tidak hanya menampilkan karya-karya seni lukis saja, tapi tidak tertutup kemungkinan bekerja sama dengan ragam kesenian lainnya. Sesuai dengan visi-misi untuk menjadi wadah dan mengangkat dunia seni Indonesia," ujarnya.

Jimmy menegaskan tidak akan membatasi untuk ragam seni tertentu saja. Bahkan akan mendukung seniman Indonesia yang berbakat sampai ke taraf internasional. Namun, karya yang ditampikan di GAC akan melewati seleksi rekan-rekan kuratornya. (RO)

Komentar