Polkam dan HAM

Pejabat Kemenhub Dapat Rp400 Juta

Jum'at, 8 December 2017 09:34 WIB Penulis: Rco/MTVN/P-4

Dok.hubla.dephub

KEPALA Sub-Direktorat Pengerukan dan Reklamasi di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Wisnoe Wihandani, mengaku pernah menerima duit senilai Rp400 juta dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adi Putra Kurniawan.

"Ya, terima dari terdakwa uang dalam bentuk cash. Jumlahnya Rp400 juta," ujar Wisnoe kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.

Wisnoe bersaksi untuk terdakwa Adi Putra. Menurut dia, penyerahan itu berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp300 juta pada Juli 2017 dan Rp100 juta pada Agustus 2017.

Uang diserahkan Adi Putra setelah surat izin kerja keruk (SIKK) keluar. Namun, terdakwa membantah pemberian uang berkaitan SIKK.

Dalam keterangannya di berita acara pemeriksaan (BAP), Wisnoe mengatakan pemberian uang itu merupakan bentuk terima kasih Adi Putra terkait pengerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah. Namun, ia mengaku tidak mengetahui tujuan pemberian uang.

Jaksa kemudian mengonfirmasi apakah Wisnoe pernah memberi bantuan kepada Adi Putra. Wisnoe mengaku tak pernah membantu. Jaksa tidak puas dengan jawaban tersebut.

"Lalu kenapa terima?" tanya jaksa.

"Ya, uangnya ditaruh (di meja), ya sudah saya terima uangnya. Saya bawa pulang ke rumah," balas Wisnoe.

Ia menambahkan uang tersebut sudah dikembalikan kepada KPK. Nilai yang ia kembalikan sebesar Rp440 juta.

"Sebelum ada OTT sudah niat (mengembalikan), tetapi takut kalau serahkan ditanya-tanya. Selesai kemarin dipanggil KPK saya kembalikan, serahkan ke KPK Rp440 juta," ujar dia.

Jaksa heran uang yang dikembalikan lebih banyak daripada yang diterima. "Karena saya sudah di awal bicara 440 (juta rupiah) waktu awal saya dipanggil (KPK)," tukas Wisnoe.

Komentar