Ekonomi

Pentingnya Sertifikat Tanah bagi Warga

Jum'at, 8 December 2017 09:27 WIB Penulis: MI

Sejumlah warga menerima sertifi kat tanah program PTSL di Kelurahan Bangsal, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (4/12)---ANTARA/Prasetia Fauzani

MEMILIKI sertifikat tanah tentu sangat berharga, terlebih lagi bagi warga yang kurang mampu. Setidaknya, mereka memiliki kejelasan status tanah yang mereka miliki dari sertifikat tersebut.

Soalnya, selama ini terjadi beberapa kendala yang membuat sertifikat tanah urung diurus. Padahal dengan pengurusan itu, banyak yang bisa dilakukan pemerintah untuk warganya, semisal program perbaikan rumah.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan hal itu ketika 50 warga kurang mampu di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, mendapatkan sertifikat tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diberikan secara gratis.

“Banyak masalah terjadi seperti rumah Pak Makruf yang sudah reyot ini. Sertifikat tanahnya belum diurus. Akhirnya Pemerintah Kota Kediri tidak bisa memperbaiki rumahnya padahal pemerintah punya anggaran untuk itu,” kata Abdullah di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Senin (4/12).

Ia meminta masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah segera mengurus hal tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan sertifikat dengan baik dan tidak digunakan untuk keperluan konsumtif.

“Bila Bapak/Ibu ingin menyimpan sertifikat tanah di bank, mohon jangan digunakan untuk hal-hal yang konsumtif. Mungkin bisa digunakan untuk modal usaha,” tutur Abdullah.

Di daerah lain, Kepala Pertanahan Kota Probolinggo, Jawa Timur, Hardo, menyatakan bahwa keberadaan sertifikat tanah sangat penting sebagai bukti identitas kepemilikan aset tanah. Ini merupakan langkah pencegahan bila nanti ada yang mengaku punya tanah milik orang lain.

“Bagi warga yang tanahnya belum besertifikat, sebaiknya segera mendaftarkan ke kelurahan,” tukas Hardo saat acara penyerahan sertifikat gratis kepada 503 warga setempat.

Program PTSL merupakan langkah strategis dalam mendukung proses pelayanan pada masyarakat. PTSL merupakan program dari Presiden Joko Widodo kepada BPN melalui Nawa Cita.

Presiden sebelumnya mengatakan ada sekitar 120 juta hektare tanah di seluruh Indonesia yang harus disertifikatkan. Saat ini baru 46 juta hektare yang sudah disertifikatkan.

Pada 2017, Presiden menargetkan minimal 5 juta sertifikat dapat diselesaikan, 7 juta sertifikat pada 2018, dan 9 juta sertifikat pada 2019.

Ujungnya, pada 2025 Presiden ingin seluruh tanah di Indonesia sudah disertifikatkan. (Ant/S-4)

Komentar