Ekonomi

Harga dan Pasokan Pangan Relatif Aman

Jum'at, 8 December 2017 05:53 WIB Penulis: Jes/Pra/E-2

MI/BAYU ANGGORO

MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut harga pangan masih cenderung stabil menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Tidak ada gejolak harga dan kekurangan pasokan di berbagai daerah.

Enggar mengatakan pihaknya sudah memantau harga-harga kebutuhan pokok di berbagai daerah secara langsung.

Seluruh dinas perdagangan, distributor, dan produsen juga dikumpulkan guna mengingatkan potensi kenaikan permintaan dari masyarakat.

"Syukur alhamdulillah kita sudah mengecek bahwa stok bahan pokok sudah ada di daerah. Kami mengecek, baik secara lisan maupun fisik," kata Enggar di Kantor Kemendag, Jakarta, kemarin.

Harga dan pasokan pangan di wilayah-wilayah yang menjadi fokus perhatian juga dinilai Enggar masih stabil.

Daerah tersebut, antara lain, Sumatra Utara, Jawa, Papua, Papua Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Barat.

Namun, lantaran harga beras medium naik Rp100-Rp200 per kg, pemerintah melakukan operasi pasar (OP) melalui Perum Bulog.

"Kami sudah mengingatkan kembali, kami sudah kirim surat untuk operasi pasar. Dengan dilakukan OP, akan meredam harga untuk tidak naik," imbuh Enggar.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengungkapkan, setelah pengecekan di beberapa titik produksi dan ketersediaan di Tanah Air, dapat dipastikan stok komoditas pangan strategis menjelang Natal dan Tahun Baru dalam kondisi aman.

"Beras persediannya melebihi kebutuhan. Begitu juga komoditas yang lain. Walaupun ada sebagian yang harus didatangkan dari luar negeri seperti daging, semua dalam kondisi aman," ujar Agung.

Komentar