BIG CIRCLE

Magma Indonesia,Informasikan Keadaan Alam

Jum'at, 8 December 2017 03:01 WIB Penulis: (Eno)

MI/RAMDANI

EPISODE ini ditutup dengan menghadirkan narasumber lain, yakni Dr Devy Kamil, pria lulusan S-3 International Center for Gheothermal Research (ICGR), Deutsches GeoForschungsZentrum, Helmholtz Centre Potsdam, Jerman, yang lahir di Bandung, 18 Februari 1981.
Di tengah kesibukannya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Devy mampu menunjukkan karya hebatnya yang menurutnya sangat cocok untuk digunakan masyarakat di Indonesia mengingat letak negara ini yang dikelilingi gunung api.

Ide bersama muncul dengan membuat Magma Indonesia, sebuah aplikasi multiplatform (web & mobile) dalam jaringan berisikan informasi dan rekomendasi kebencanaan geologi terintegrasi (gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah), yang rekam peristiwanya dapat disajikan kepada masyarakat secara kuasi-realtime dan interaktif dengan mengubah data menjadi informasi dan rekomendasi yang mudah dipahami masyarakat umum.

Magma Indonesia yang bekerja sama dengan Badan Meteorolgi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus mengembangkan aplikasi temuannya ini dengan melakukan berbagai uji kelayakan dan uji manfaat di masyarakat secara umum. Misi sosialnya jelas, yakni memberikan informasi penting kepada masyarakat luas akan kondisi alam di Indonesia atau informasi penting sebelum mereka melakukan aktivitas yang berhubungan dengan alam. Misi lain yang tidak kalah penting ialah mengubah perilaku manusianya dengan cara meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas manusianya dalam menghadapi ancaman bahaya geologi, juga mengurangi potensi kehilangan (benda/nyawa) yang lebih besar.

Komentar