Internasional

Korut Tuding Latihan AS-Korsel Jadi Bom Waktu

Jum'at, 8 December 2017 01:31 WIB Penulis: . (AFP/*/I-4)

AP KCNA

LATIHAN militer gabungan Amerika Serikat (AS)-Korea Selatan (Korsel)yang melibatkan ratusan pesawat tempur dianggap sebagai bom waktu oleh Korea Utara (Korut). Presiden Korut Kim Jong-un menilai, akibat latihan itu, perang nuklir di Semenanjung Korea menjadi tidak dapat dihindarkan. Menurutnya, kini tinggal soal waktu saja yang tidak dapat dipastikan terkait dengan terjadinya perang nuklir di wilayah itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Korut mengklaim pejabat tinggi AS, termasuk Direktur CIA Mike Pompeo, telah mengonfirmasi niat AS untuk berperang dengan cara melakukan serangkaian tindakan provokatif.

Di sisi lain, Pompeo menuturkan pada Sabtu lalu, agen intelijen AS meyakini Presiden Korut tidak tahu-menahu tentang lemahnya posisi pemerintahan negara itu baik di dalam negeri maupun di kancah internasional. Pernyataan tersebut dibalas juru bicara Kemenlu Korut dengan mengatakan Pompeo memprovokasi negara itu dengan cara mengkritik pemimpin tertinggi yang merupakan jantung rakyat Korut.

“Kami tidak menginginkan perang. Namun, kami juga tidak akan menarik diri jika hal itu terjadi. Jika AS terus-menerus menguji kesabaran kami dan memancing terjadinya perang nuklir, kami akan memastikan AS menerima konsekuensinya, yaitu merasakan kekuatan nuklir dahsyat yang telah kami asah secara konsisten,” tegasnya. Komentar itu dimuat Kantor Berita Pusat Korut pada Rabu (6/12) malam, beberapa jam setelah AS menerbangkan pesawat bomber supersonik B-1B ke Korsel untuk ikut dalam latihan perang udara. (AFP/*/I-4)

Komentar