Olahraga

Kesiapan Arena Cukup Menggembirakan

Jum'at, 8 December 2017 01:16 WIB Penulis: (DW/Rul/R-4)

ANTARA FOTO/Nova Wahyud

SETELAH mengecek kesiapan arena untuk ajang Asian Games 2018 di Jakarta, dua hari lalu, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memeriksa kesiapan arena di sekitar kompleks Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), Kamis (7/12)
Dalam kunjungan itu, Wapres memberikan apresiasi atas kemajuan pembangunan arena untuk pesta olahraga akbar se-Asia tersebut.

“Saya sudah meninjau beberapa venue di Jakabaring ini. Tadi ada beberapa yang sudah dilihat dan progresnya sesuai dengan target. Pada Desember atau akhir tahun ini sebagian venue telah selesai pengerjaannya,” ungkap JK, sapaan akrab Jusuf Kalla. Wapres mengatakan ada sebagian arena yang masih dalam progres pembangunan, seperti gedung convention center yang berada di lokasi venue soft tennis atau tennis indoor. '

“Kita optimistis bebera­pa venue dan infrastruktur lain selesai pada Juni 2018. Untuk pembangunan rumah susun milik (rusunami) dan wisma atlet,” kata Jusuf Kalla, diyakini bisa selesai tepat waktu. “Rusunami sedang diselesaikan. Jumlah atletnya mencapai 3.000 orang. Cukup (untuk menampung para atlet dan ofisial),” jelas JK.

Tidak ada tunggakan
Tidak hanya mengunjungi kesiapan dan pembangunan arena, pemerintah terus menyoroti kesiapan atlet Indonesia yang siap berlaga di Asian Games 2018 mendatang, termasuk soal anggaran yang dibutuhkan para atlet. “Anggaran untuk atlet u­mumnya masuk prolegnas (program legislasi nasional). Semua anggaran dikelola cabang olahraga masing-masing, Hak atlet udah dibayarkan dan tidak ada tunggakan lagi,” ujar Wapres. Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin meng-ungkapkan saat ini Sumsel tengah berupaya melakukan percepatan pembangunan arena yang ada di Jakabaring Sport City Palembang.

“Target kami semuanya bisa selesai akhir tahun ini. Kecuali convention center. Saat ini masih dalam pembangunan, targetnya selesai pada Juni 2018,” jelasnya. Bukan disebabkan banyaknya kendala, pembangunan arena itu, diakui Alex, memang memakan waktu yang cukup lama. Sebabnya, bangun­an yang rencananya akan dipakai sebagai arena soft tennis itu memiliki bangun­an yang besar dan bakal mempunyai atap yang dapat dibuka dan ditutup.

“Ini bisa dijadikan lokasi pameran jika event Asian Games sudah selesai karena gedungnya besar dapat memuat ribuan penonton serta memiliki desain yang unik yang berbentuk kapal Sriwijaya lengkap dengan dayungnya,” jelas Alex. Untuk beberapa arena di Jakabaring, pemerintah Provinsi Sumsel menggandeng mitra dalam membantu pembangunan arena. Arena boling yang merupakan bantuan corporate social responsibility (CSR) dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas dan Pertamina. “Kami juga membantu senilai AS$4 juta dana cash untuk kegiatan Asian Games 2018,” kata Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin. Sementara itu, Pertamina menyumbang dana Rp42 miliar. (DW/Rul/R-4)

Komentar