Nusantara

Pilot Lion Air Akhirnya Ditahan

Kamis, 7 December 2017 10:55 WIB Penulis:

ANTARA/JOJON

PILOT Lion Air berinisial MS, 48, yang tertangkap tangan mengonsumsi sabu di salah satu hotel di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, kemarin ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Sesuai dengan keterangan MS, sabu diselipkan di dompet dan berhasil melewati pemeriksaan Bandara Soekarno-Hatta, Tengerang, Senin (4/12).

"Dia (MS) selipkan sabu di dompet dari Tangerang menuju Kupang," kata Kapolres Kupang Kota AKB Anton C Nugroho, kemarin.

Pesawat Lion Air JT 924 yang diterbangkan MS transit di Bandara Adisoemarmo, Solo, dan Bandara Ngurah Rai, Bali, sebelum melanjutkan penerbangan ke Bandara El Tari Kupang dan tiba pukul 11.00 Wita.

Anton mengatakan sabu diterima MS dari seorang rekannya di Tangerang. Saat ini polisi tengah menyelidiki asal sabu itu.

"Berdasarkan pengakuan yang bersangkutan baru sekali menggunakan narkoba," ujarnya.

Selain MS, polisi memeriksa dua pramugari Lion Air yang juga menginap di hotel tempat MS ditangkap.

Namun, hasil pemeriksaan dua pramugari itu tidak terlibat narkoba sehingga diperbolehkan pulang.

Kepala Kantor Lion Air Kupang Rynus Zebua mengatakan penangkapan MS tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan pesawat.

"Kami langsung melakukan tindakan preventif, konfirmasi ke Jakarta sehingga dikirimkan kru baru pada pukul 03.00 dengan pesawat Batik Air."

Kru terdiri dari pilot dan pramugari yang kemudian menerbangkan pesawat sehingga tidak ada penerbangan yang dibatalkan.

Sementara itu, seorang Kapolsek di Nias, AK BS, dan satu anggota Polres Tanjungbalai, Bribka YM, diduga terlibat dalam peredaran 38 kg sabu.

Kapolda Sumatra Utara Irjen Paulus Waterpauw mengatakan penangkapan dua anggota Polri tersebut berawal dari tiga informasi mengenai jaringan sindikat internasional yang kerap mengedarkan sabu di Sumatra Utara. (PO/PS/LD/TS/AD/X-10)

Komentar