Otomotif

Modifikasi Mobil Daihatsu Bikin semakin Keren

Kamis, 30 November 2017 09:10 WIB Penulis: Nurtjahyadi

DOK. ASTRA DAIHATSU MOTOR

BANYAK pencinta mobil juga suka memodifikasinya.

Salah satu tujuan merombak ulang mobil, yaitu agar tongkrongannya tampak lebih keren.

Peluang itu ditangkap PT Astra Daihatsu Motor lewat ajang kompetisi modifikasi mobil Daihatsu Dress-up Challenge (DDC).

Pada 2017, kegiatan rutin tahunan yang sekarang masuk rangkaian perayaan Ulang Tahun Daihatsu ke-110 tersebut memasuki babak final pada Sabtu (25/11) dan Minggu (26/11), di Ecovention Ancol, Jakarta.

Kegiatan yang digelar di 21 kota di Indonesia itu sejatinya dimulai sejak 18 Maret 2017.

Modifikasi yang dilakukan Sahabat Daihatsu sepanjang DDC 2017 berlangsung terbukti semakin beragam, kreatif, dan menarik.

Penggantian pelek dan ban sepertinya sudah menjadi kewajiban.

Begitu pula dengan penambahan body kit model custom.

Ada juga permainan grafis di sekujur bodi mobil yang menarik perhatian.

Kreativitas juga merambah pada bagian interior, mulai mengganti lapisan jok dan kabin, sampai pemasangan audio kelas high-end.

Modifikasi yang cukup ekstrem dihadirkan Sirion berwarna jingga melalui penggantian engsel pintu depan dengan model 'gunting'.

Alhasil hatchback keluaran Daihatsu itu menjadi berkesan 'sangat mahal' karena bukaan pintunya identik dengan supercar dan mobil eksotis sekelas Ferrari dan Lamborghini.

Bukaan pintu ke atas juga membuat keluar masuk ke dalam kabin menjadi lebih mudah saat parkir rapat dengan kendaraan di sampingnya.

Artinya, tidak hanya sekadar gaya, tetapi juga memiliki fungsi.

Meskipun para peserta dituntut untuk menampilkan kreativitas mereka tanpa batas, pihak Daihatsu tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan berkendara.

Dengan kata lain, kendaraan harus tetap memenuhi aturan keamanan dan keselamatan serta fungsi utama mobil sebagai alat transportasi.

Positif

Program itu langsung mendapat tanggapan positif dari para konsumen. Salah satunya diungkapkan peserta modifikasi bernama Novi.

"Kami telah mengikuti Dress Up Challenge di Kediri, Yogyakarta, Cirebon, Malang, Bandung, Semarang, Solo, Makassar, dan Padang. Kompetisi ini sangat menantang dan menguji kreativitas dalam modifikasi. Di setiap daerah kami selalu melakukan beberapa perubahan pada mobil agar mendapatkan peringkat," ungkap salah satu anggota Tim SIC Autotech itu.

Babak final DDC diikuti 123 peserta atau melebihi target yang awalnya dipatok sebanyak 110 peserta.

Jumlah peserta total sejak awal gelaran mulai 18 Maret hingga final 25 November 2017 mencapai 598 orang.

Ini juga melampaui target yang semula hanya membidik 300 peserta.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra mengatakan bahwa DDC berawal dari kegiatan Sirion Dress-up Challenge yang digelar secara rutin sejak 2007.

"Rupanya tidak sedikit konsumen Daihatsu tipe lain yang menginginkan adanya wadah untuk menyalurkan kreativitas dalam memodifikasi Daihatsu kesayangan mereka," tutur Amelia.

Bertepatan dengan perayaan 110 tahun lahirnya merek Daihatsu, akhirnya perusahaan menggelar kegiatan DDC yang bisa diikuti seluruh tipe sebagai ungkapan kebahagiaan dan apresiasi kepada pelanggan setia.

Executive Coordinator Domestic Marketing Division ADM Rokky Irvayandi berharap dengan keberadaan acara itu, penyuka modifikasi di Indonesia semakin dekat dengan Daihatsu.

Sebagaimana tahun lalu, final DDC 2017 juga disertai Daihatsu Slalom Time Battle yang dibagi menjadi enam model mobil Daihatsu, yaitu Ayla, GranMax & Luxio, Sigra, Sirion, Terios, dan Xenia. (RO/S-4)

Komentar