Polkam dan HAM

Organisasi Pendiri Golkar di Jabar Desak Munaslub

Senin, 27 November 2017 19:10 WIB Penulis: Bayu Anggoro

Ilustrasi

ORGANISASI pendiri Partai Golkar di Jawa Barat yakni SOKSI, MKGR, dan Kosgoro 1957 menuntut DPP Partai Golkar menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih ketua umum yang baru. Hal ini seiring tersandungnya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang terlibat korupsi KTP-elektronik.

Ketua DPD SOKSI Provinsi Jawa Barat Yod Mintaraga mengatakan, pihaknya meminta segera dilakukannya munaslub untuk mengganti Setya Novanto. Pasalnya, kata dia, saat ini partainya tengah dalam kondisi kritis akibat terdampak kasus ketua umumnya.

"Kita bertiga ormas pendiri Partai Golkar, Kosgoro, MKGR, SOKSI Jawa Barat, mendorong dan mengusulkan DPP Partai Golkar segera munaslub. Usulan kami ini akan disampaikan ke ketua dpd. Ini jalan terbaik," katanya di Bandung, Senin (27/11).

Dia menilai, saat ini suara partainya terus tergerus akibat dampak kasus tersebut. Padahal, lanjutnya, saat ini merupakan tahun politik sehingga citra partai harus diperbaiki.

"Kalau sekarang terbalik. Di tahun politik, tapi citra partai tercoreng. Ini menurunkan elektabilitas partai, baik di Jawa Barat maupun nasional," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Kosgoro 1957 Icak Pinera menilai, pergantian ketua umum partainya ini sudah sangat mendesak.

"Pergantian ini harus disegerakan, jangan menunggu lama lagi," katanya.

Dia menilai, partainya memiliki banyak kandidat yang layak untuk menakhodai Golkar.

"Ada Pak Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Aziz Syamsudin. Yang penting yang bisa membawa dampak positif bagi partai," katanya. (OL-6)

Komentar