Sela

Hutan di Antartika

Kamis, 23 November 2017 08:24 WIB Penulis: National Geographic/Hym/X-10

DUTA

SEKELOMPOK peneliti internasional mencari fragmen-fragmen fosil di Antartika dalam sebuah ekspedisi pada November 2016 hingga Januari 2017.

Di akhir ekspedisi, mereka menemukan 13 fragmen fosil dari pepohonan yang berasal dari lebih 260 juta tahun lalu, sekitar waktu peristiwa kepunahan massal terbesar di Bumi terjadi.

Penemuan fosil itu menyimpan petunjuk tentang hutan terdingin dan terkering di benua itu pada masa lampau.

"Secara keseluruhan, benua itu jauh lebih hangat dan lebih lembap daripada sekarang ini," kata Erik Gulbranson, profesor di University of Wisconsin-Milwaukee yang ikut ekspedisi.

Komentar