Megapolitan

Jalan Rusak di Depok Dikeluhkan

Rabu, 22 November 2017 18:37 WIB Penulis: Kisar Rajaguguk

MI/Bary Fathahilah

PULUHAN titik ruas jalan di Kota Depok, Jawa barat, rusak parah akibat banjir pada musim hujan dalam sebulan terakhir. Jalan berubang dan rusak membahayakan pengandara. Terutama saat cuaca gelap pagi dan malam hari karena lubang-lubang di jalan itu tidak terlihat.

Warga mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok segera melakukan upaya perbaikan karena jalan berlubang dan rusak sebelum jatuh korban. Martohap warga Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis yang setiap hari melewati Jalan Akses Universitas Indonesia (UI) mengungkapkan kekesalannya.

Menurutnya, jalan rusak bukan hanya sangat menganggu kenyamanan, namun juga berbahaya. Martohap pernah merasakan sendiri menjadi korban kecelakaan karena jalan yang berlubang.

"Untung waktu itu jalanan sedang sepi. Kalau sedang ramai, saya tidak tahu apa yang terjadi dengan nasib saya," ujarnya, Rabu (22/11).

Suryo, salah seorang pengendara motor yang kerap melintasi jalur jalan Akses UI mengatakan, kerusakan Jalan Akses UI sudah lama dibiarkan. Bahkan tidak ada penangulangannya oleh pihak Pemkot Depok.

“Padahal, lanjutnya, Jalan Aakses UI ini milik Pemkot Depok dan menjadi tanggung jawabnya dalam pengelolaan jalan tersebut. Namun, sampai kini perbaikan tak juga dilakukan,“ katanya.

Lokasi kerusakan jalan tidak hanya di Jalan Akses UI, tetapi juga di Jalan Pipa Gas Negara Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, yang masuk di wilayah Kota Depok. Warga sengaja menaruh ban bekas di Jalan Pipa Gas Negara sebagai penanda bagi pengguna jalan, sekaligus ungkapan kekesalan warga akan kondisi jalan yang rusak.

Yunus salah seorang warga Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis mengaku jalan berlubang dan rusak disana menjadi penyebab rusaknya kendaraan.

“Motor saya sering ke bengkel. Karena motor harus melalui jalan rusak itu setiap hari," kata Yunus

Ia mengatakan warga kawasan Jalan Pipa Gas Negara sudah lama mengeluhkan jalan di daerah itu kondisinya semakin rusak dan belum ada perbaikan.

“Sepanjang jalan di lingkungan tersebut banyak berlobang dan digenangi air saat musim hujan, selain belum diperbaiki juga belum diaspal, padahal sering dilalui warga, “ katanya.

Menurutnya, selain banjir, berlobang dan belum diaspal, kondisi jalan yang sudah dikeraskan itu saat ini semakin rusak parah akibat belum adanya saluran air atau drainase di sisi pinggiran jalan.

"Kalau saat ini jalannya sangat berlumpur karena memang belum diaspal, sehingga kalau hendak melintas harus ekstra hati-hati sering tergelincir," paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Supomo mengatakan, jalan rusak di Kota Depok perbaikannya akan dilaksanakan 2018.

“Pokoknya Jalan rusak di Kota Depok akan kita perbaiki 2018,” tuturnya.

Supomo mengungkapkan, setidaknya 64 titik jalan rusak yang tersebar bakal diperbaiki.

"Sebagian merupakan kegiatan yang pelaksanaannya melalui APBD. Sebagian lainnya dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian PUPR, “ ujarnya. (OL-6)

Komentar