Wirausaha

Membentuk Jaringan Pemasaran

Ahad, 19 November 2017 04:01 WIB Penulis: TS/M-3

DOK. U&EM

SAAT ini Komunitas Universal and Muslim Entrepreneur (U&EM) memiliki beberapa divisi kepelatihan. Di antaranya divisi properti, agrobisnis, dan pelatihan wirausaha. Divisi properti khusus mengurusi bisnis membangun dan memasarkan perumahan.

Divisi wirausaha mulai melakukan pelatihan wirausaha pada Maret 2017. Satu angkatan pelatihan berjalan selama sekitar dua bulan. Saat ini tengah berjalan pelatihan untuk angkatan ketiga. Kebanyakan peserta pelatihan pada angkatan sebelumnya telah berhasil berwirausaha dan memiliki produk dengan nilai jual. Bahkan salah satu peserta pelatihan angkatan pertama bernama Tony Biantoro berhasil menjuarai lomba Technopreneur 2017 yang berlangsung di Magelang.

Saat ini jumlah anggota Komunitas U&ME sudah mencapai 220 orang. Melalui sistem koperasi, tiap anggota ditarik iuran masing-masing Rp1 juta per orang sebagai simpanan pokok untuk membuat Umart. Koperasi bernama Umat Membangun Ekonomi tersebut saat ini sudah berbadan hukum.

Minimarket itu merupakan wadah untuk memasarkan produk-produk UMKM dari para peserta pelatihan entrepreneur yang dibina komunitas U&ME. Uang yang terkumpul digunakan untuk sewa tempat Umart sebesar Rp40 juta per tahun.

Siti Noor Farida, panitia pelatihan entrepreneur yang juga pengurus Komunitas U&ME, menjelaskan jika komunitas berupaya mengembangkan pemasaran produk UMKM dengan menjalin kerja sama dengan minimarket lainnya di Jawa Tengah.

Beberapa minimarket sudah siap untuk menampung produk UMKM binaan komunitas itu. Bahkan, menurutnya, sudah ada beberapa orang yang menduplikasi Umart, seperti dari Tangerang dan Gunung Kidul.

“Namun, permintaan duplikasi Umart itu belum bisa diterima karena konsep kami masih belum jadi, belum sempurna,” ujar Ida.
Geliat UMKM yang timbul setelah mengikuti pelatihan entrepreneur tersebut, menurut Ida, juga membangkitkan gairah usaha dari daerah-daerah lain. Hingga saat ini sudah ada beberapa daerah yang melakukan studi banding pada Komunitas U&ME. Mereka antara lain dari Yogyakarta, Surakarta, Blora, Magelang, dan Tangerang.

“Kami memang ingin Temanggung jadi inspirasi entrepreneur untuk kota-kota lain. Dengan demikian, mereka yang akan belajar wirausaha, nantinya bisa datang ke Temanggung,” pungkas Ida. (TS/M-3)

Komentar