Selebritas

Is Putuskan Keluar dari Payung Teduh

Rabu, 15 November 2017 14:59 WIB Penulis: Agustinus Shindu Alpito

MI/PERMANA

MOHAMMAD Istiqamah Djamad alias Is memutuskan keluar dari grup yang dibesarkannya, Payung Teduh.

Hal itu diungkapkan Is usai Payung Teduh tampil dalam konser tunggal yang diselenggarakan oleh Liztomania di Gedung Kesenian Jakarta, Selasa (14/11).

“Saya mundur. Kayaknya harus melewatkan dengan secangkir teh dan obrolan panjang. Visi sudah beda. Bukan karena perselisihan. Saya merasa Payung Teduh sudah kehilangan spirit berkarya,” kata Is tegas.

Ini sekaligus jadi jawaban atas spekulasi yang beredar di media sosial terkait mundurnya Is.

Pada pekan lalu, Is mengunggah sebuah foto melalui akun Instagram pribadinya yang menunjukkan foto dirinya tengah berada di lautan, di atas sebuah kapal.

Terkadang memang harus memilih. Kali ini saya memilih pamit. Izinkan ????

A post shared by mohammad istiqamah djamad (@pusakata) on Nov 10, 2017 at 5:41am PST

Kendati hengkang dari Payung Teduh, Is berjanji akan tetap merilis album pada Desember mendatang. Ini sekaligus album terakhir Is bersama Payung Teduh.

“Tapi keputusan ini tidak mengesampingkan janji kami untuk merampungkan album baru. Kami sama KFC, kenapa KFC? Karena mereka kali ini mau menerima musik kami tanpa mengatur segala hal yang berkenaan dengan proses kreativitas. Kenapa tidak? Kami ingin musik kami disampaikan lebih luas."

Disinggung aktivitas yang akan dilakukan Is setelah keluar, dia mengaku masih akan tetap bergelut dengan dunia kesenian. Termasuk dunia teater yang telah cukup lama ditinggalkannya.

"I wouldn’t let the ship collapse. Mereka akan tetap jalan. Saya ingin bermusik lagi tanpa, tidak ada hal negatif. Ini hanya cara pandang perbedaan memandang menjalankan Payung Teduh. Saya ingin kembali ke alam lagi, menulis lagu lagi, bikin banyak CSR (Corporate Social Responsibillity) kayaknya. Karena kalau petualangan musik biasa seperti manggung-manggung, terlalu menyita energi. Bukan cita-cita awal. Bukan berarti juga kami tidak bersyukur. Kami sudah saatnya bisa melakukan hal off air."

“Tanggung jawab moril dan kontrak sampai 31 Desember. Saya menyampaikan ini pada Juni lagi Saya ingin main teater lagi, menulis buku sama istri," tutup Is.

Payung Teduh lahir dari para mahasiswa Universitas Indonesia yang aktif dalam kegiatan teater. Mereka awalnya bermusik untuk kebutuhan teater dan dalam perkembangannya musik itu dibawa keluar panggung teater dan mendapat respons positif.

Pada 2012, Payung Teduh merilis album Dunia Batas yang diproduseri oleh Mondo Gascaro. Pada 2016 lalu mereka merilis album hasil rekaman live bertajuk Live and Loud. Setelah sekian lama, Payung Teduh merilis singel baru pada pertengahan tahun ini, yaitu Akad. Singel itu sukses besar ditandai dengan viralnya di media sosial dan terus diputar di radio-radio, bahkan di tempat-tempat publik. (MTVN/OL-6)

Komentar