Humaniora

Jelang Ngunduh Mantu Jokowi, Pengamanan Diperketat Wartawan Dilarang Meliput

Rabu, 15 November 2017 13:51 WIB Penulis: Puji Santoso

AFP

KURANG sepuluh hari (H-10) pagelaran 'ngunduh mantu' keluarga Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke kediaman keluarga Muhammad Bobby Afif di Cluster Bukit Regency Hijau (BRH) No 123 di Komplek Perumahan Taman Setia Budi Indah (TASBI) di Medan, aparat keamanan dari berbagai kesatuan menjalankan pengamanan super ketat. Sedemikian ketatnya, wartawan pun tidak diperkenankan masuk ke lokasi perumahan BRH guna melakukan peliputan.

"Mohon maaf, Pak, wartawan tidak diperbolehkan masuk. Lihat itu bapak-bapak tentara itu, mereka sudah nyebar di sekeliling komplek untuk pengamanan," kata Ibnu, seorang petugas pengamanan (Satpam) yang berjaga di pintu gerbang BRH mencegat para wartawan pada pagi hari yang hendak meliput Rabu (15/11).

Kurang lebih 20 menit kemudian sejumlah kru dari stasiun televisi swasta yang datang dengan menggunakan mobil juga langsung dilarang mendekat ke lokasi acara. Oleh petugas sekuriti mereka diminta balik kanan. Terpaksa mereka keluar walau mobil sudah sempat melewati pintu gerbang.

Dari gerbang BRH tempat para wartawan yang sempat memantau, berbagai jenis mobil berplat TNI AD hilir mudik keluar dan masuk BRH. Selain penghuni cluster atau kendaraan yang terkait dengan kepentingan penyelenggaraan BRH tidak diperkenankan masuk siapapun. Dua orang tentara dari Kodim ditempatkan mengawasi di pintu gerbang mendampingi petugas security.

Sementara itu, diperoleh keterangan adanya Gladi Pengamanan (PAM) Ngunduh Mantu keluarga Presiden Joko Widodo atau Jokowi kepada keluarga Muhammad Bobby Afif Nasution (Bobby), Rabu (15/11), dilakukan sejak pukul 07.00 WIB melibatkan seribu lebih personel pasukan dari berbagai kesatuan.

Pukul 11.00 WIB, sekitar dua ratus personel pasukan Artileri Medan dari Kodam Bukit Barisan tiba. Berpakaian tempur dilengkapi senjata api laras panjang. Mereka harus melintasi sejumlah pasukan TNI AD yang telah lebih dulu hadir berikut mobil mini dengan logo Burung Garuda Pancasila di bagian hidungnya sebelum tiba di rumah keluarga Bobby.

"Dari Kodim saja yang sudah hadir sekitar 240 orang pasukan, belum lagi dari kepolisian yang belum hadir. Lalu ditambah petugas dari kecamatan sekitar seribuanlah seluruhnya pasukan yang disiagakan di Gladi PAM ini," kata Sersan Mayor Suriyadi yang berjaga di pintu gerbang BRH mendampingi petugas pengamanan.

Kata Suriyadi, seluruh pasukan akan disebar di sekeliling BRH. Oleh sebab itu penjagaan ketat diberlakukan mulai dari pintu gerbang masuk. Hanya penghuni BRH berikut pihak yang terkait dengan pengamanan yang diperkenankan masuk. Selebihnya, termasuk wartawan, tidak diizinkan masuk mendekat ke lokasi acara ngunduh mantu.

Seperti diberitakan sebelumnya, ngunduh mantu pasca pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution (Bobby) dengan putri satu-satunya Jokowi, Kahiyang Ayu (Kahiyang) di Solo akan berlangsung pada 24-26 November mendatang. Disebutkan pula kepada Jokowi terlebih dulu disematkan marga Siregar. (OL-3)

Komentar