Megapolitan

Polisi Duga Pembunuhan di Terminal Kampung Rambutan Bermotif Asmara

Rabu, 15 November 2017 09:39 WIB Penulis: MICOM

ANTARA/ADENG BUSTOMI

PENYIDIK Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur menduga pembunuhan terhadap Imam Maulana yang jasadnya terbungkus kain di Kampung Rambutan dilakukan tersangka pria pasangannya, berinisial BH lantaran bermotifkan asmara.

"Diduga pelaku cemburu karena korban sedang dekat dengan seorang perempuan di Bandung," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (15/11).

Dari informasi yang didapat, tersangka BH dan korban memiliki hubungan homoseksual layaknya pasangan kekasih. Kemudian, BH mencurigai korban Imam memiliki kekasih seorang perempuan di Bandung, Jawa Barat. dari situ dia dendam dan membunuh Imam.

Petugas Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur menangkap BH di tempat cuci pakaian (loundry) Ruko Citra Garden Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (15/11) sekitar pukul 01.00 WIB.

Polisi juga menduga BH sebagai eksekutor yang membunuh dan membungkus jasad Imam selanjutnya meletakkan di samping toilet Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga dikagetkan dengan adanyha penemuan jasad pria tidak dikenal yang terbungkus kain dan mengeluarkan bau busuk di samping toilet Terminal Bus Kampung Rambutan Jakarta Timur pada Selasa (14/11) sekitar pukul 15.45 WIB.

Selanjutnya, petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban tersebut guna dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur dan melakukan penyelidikan serta mengejar pelaku.(Ant/OL-3)

Komentar