Olahraga

Palembang Dinilai sudah Siap

Rabu, 15 November 2017 07:10 WIB Penulis: Dwi Apriani

MI/Dwi Apriani

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan terus menyiapkan diri dalam menyambut Asian Games Jakarta-Pelembang 2018.

Bersama dengan panitia penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), mereka pun terus melakukan rapat koordinasi guna memastikan kesiapan Kota Palembang dalam menggelar multiajang itu.

Dalam rapat koordinasi kesiapan infrastruktur penyelenggaraan Asian Games XVIII Jakarta-Palembang di Hotel Excelton, tertuang beberapa hal penting. Hal itu, antara lain, soal kesiapan arena dan perkampungan atlet.

“Dari hasil pemantauan kita, Palembang sudah siap. Tidak ada lagi istilah mau memindahkan,” kata Koordinator Government Relation Pelaksana Inasgoc, Raja Parlindungan Pane, kemarin. Ia mengatakan kegiatan peninjauan arena dilakukan minimal satu kali dalam sebulan guna mempercepat proses persiapan Asian Games 2018 di Bumi Sriwijaya.

“Dari segi venue saya kira progresnya luar biasa bahkan melebihi. Misalnya shooting range selesai 12 Desember. Kemudian kita akan melakukan test event Maret 2018.” Pembangunan arena voli pantai pun sudah berjalan baik. Ia bahkan mengharapkan Mei 2018 sudah selesai karena sudah test event. Itu tinggal melengkapi. Terlebih untuk venue dayung, proggresnya sudah 86% dan boling sudah hampir 90%.

“Palembang harus bangga bahwa ada suatu venue dayung yang luar biasa besarnya. Dayung ini salah satu terbaik di Asia,” imbuhnya. Raja menambahkan, dengan 12 cabang olahraga yang berlaga di Palembang, sekitar 3.200 atlet dan ofisial
diperkirakan hadir di Jakabaring Sport City (JSC).

Namun, hal itu tidak menjadi masalah karena JSC telah membangun rusunami yang diperkirakan selesai awal Maret.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Sumatra Selatan Uzirman menuturkan pihaknya menyiapkan 50 bus besar untuk mengangkut masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan di Asian Games 2018 di Jakabaring. “Sebanyak 50 bus tersebut diberikan Kementerian perhubungan.”

Guyuran dana

Dari Jakarta, Inasgoc boleh sedikit lega. Dukungan dari sponsor mulai berdatangan. Kemarin, misalnya, Inasgoc resmi mendapatkan dukungan sponsor dari salah satu produsen minuman isotonik dan produk lain senilai US$7 juta.

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan Ketua Inasgoc Erick Thohir yang didampingi perwakilan Dewan Olimpiade Asia (OCA) Husain Al Mussala, dengan Presiden Direktur PT Amerta Indah Otsuka Yoshihiro Bando di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, kemarin.

Erick menjelaskan dukungan yang diberikan produsen minuman isotonik Pocari Sweat dan Soy Joy berupa uang tunai dan produk. Untuk uang tunai, besarnya senilai US$5 juta, sedangkan sisanya berupa produk dari perusahaan yang berafiliasi dengan Otsuka Pharmaceutical tersebut.

“Dengan adanya kerja sama ini, akan menjadi minuman isotonik eksklusif pada Asian Games 2018. Mereka juga akan mendapatkan kesempatan branding baik melalui televisi maupun media yang lain. Mereka juga akan mendapatkan kesempatan menjual produk di lokasi kegiatan,” kata Erick.

Menurut dia, upaya mendapatkan dukungan tersebut memang membutuhkan proses yang panjang. Dukungan tersebut diharapkan mampu memancing sponsorsponsor lain untuk turut berpartisipasi pada Asian Games 2018. (Ant/R-3)

Komentar