Internasional

Penduduk Banti Terjebak Konflik

Selasa, 14 November 2017 22:55 WIB Penulis: Heryadi

ANTARA

TENTARA Pembebasan Papua Barat menyangkal menyasar penduduk desa Banti. Penduduk desa itu bukan merupakan target kelompok tersebut. Mereka secara efektif terjebak lantaran berada di dekat zona konflik.

Komandan Tentara Pembebasan Papua Barat Hendrik Wammang mengatakan, penduduk Desa Banti tidak mau dievakuasi. Menurut Hendrik, pihaknya kini sedang membahas cara untuk memberikan akses bagi warga pendatang untuk meninggalkan desa tersebut.

"Saya sedang mencari cara untuk mengeluarkan mereka dari sini," papar Hendrik kepada Fairfax Media seperti dikutip The Sidney Herald Morning, Senin (15/11).

"Setelah mereka dikeluarkan, saya harus mempertimbangkan tindakan TNI dan polisi terhadap warga asli Papua," lanjutnya.

Ia menambahkan tidak bisa membuat keputusan semena-mena karena harus mempertimbangkan konsekuensi setiap tindakan dengan seksama. "Saya tidak mau ada yang kehilangan nyawa. Saya tidak mau ada warga yang menjadi korban," lanjutnya.

Hendrik mengatakan Tentara Pembebasan Papua Barat merupakan pejuang kemerdekaan yang ingin membebaskan Papua Barat.

"Tujuan utama kami adalah menuntut kedaulatan dan kemerdekaan untuk rakyat Papua. (Kami ingin) pengakuan dari pemerintah Indonesia dan Belanda, Amerika dan PBB, yang merupakan pelaku utama rekayasa demi keuntungan Freeport yang menyebabkan Papua terintegrasi ke Indonesia," katanya. (OL-4)

Komentar