Ekonomi

PTPN Berencana Tutup 11 Pabrik Gula Mulai Tahun Depan

Selasa, 14 November 2017 19:47 WIB Penulis: Gabriela Jessica Restiana Sihite

ANTARA

HOLDING Perkebunan Nusantara, PTPN III (persero), berencana untuk terus melakukan efisiensi guna meningkatkan kinerja perusahaan. Salah satu caranya ialah penggabungan (regrouping) pabrik-pabrik gula PTPN.

Direktur Utama Holding PTPN III Dasuki Amsir mengatakan dalam menjalankan regrouping, akan ada 11 pabrik yang ditutup mulai tahun depan. Rencananya, penutupan itu akan dilakukan bertahap selama 3-4 tahun ke depan.

"Regrouping akan kami bangun dan ada tujuan pabrik-pabrik untuk ditutup. Namun, penutupan pabrik gula (PG) ini tidak akan merugikan petani dan karyawan karena kami akan buka pabrik gula baru atau revitalisasi dulu baru akan menutup yang eksisting," ucap Dasuki saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (14/11).

Menurut Dasuki, regrouping dibutuhkan guna meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi PG milik PTPN. Pabrik gula yang sudah berdiri sejak jaman penjajahan Belanda akan digantikan dengan pabrik gula baru yang lebih bisa menghasilkan produksi gula kristal putih (GKP) yang lebih tinggi.

"Rata-rata pabrik itu peninggalan Belanda, sudah berusia 100-125 tahun. Jadi, itu yang kami lakukan sekarang," tukasnya.

Ia pun menegaskan pihaknya akan tetap membutuhkan perluasan lahan tebu dari kebun sendiri maupun tebu rakyat. Sebab, dalam waktu dekat akan dibangun pabrik baru di Jawa Tengah, yaitu pabrik gula Comal Baru. Selain itu, saat ini PTPN sedang melakukan revitalisasi 7 PG di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.

Holding PTPN, sebut Dasuki, juga memiliki program untuk meningkatkan produktivitas tebu rakyat. Targetnya, produktivitas tebu rakyat bisa naik dari 65-70 ton per hektare (ha) menjadi 80 ton per ha. Rendemen tebu rakyat juga diharapkan naik dari rata-rata saat ini 7,2% menjadi 8%.

"Jadi, kami tetap membutuhkan petani dan karyawan untuk membantu peningkatan kapasitas produksi yang lebih efisien," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Operasi & Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara Erwan Pelawi membeberkan ada tiga PTPN yang akan menutup pabrik-pabrik gulanya yang sudah tua dan tidak efisien. Mereka ialah PTPN IX akan menutup 3 pabrik gula, PTPN X menutup 3 pabrik, dan PTPN XI menutup 5 pabriknya.

Ia kembali menegaskan penutupan itu akan dilakukan bila pabrik-pabrik gula yang baru sudah terbangun atau pabrik lamanya terevitalisasi.

"Harus ada penggantinya. Kami tidak akan menutup kalau belum ada pengganti kapasitasnya. Jadi, semua sudah dihitung cermat, termasuk lokasinya. Tidak mungkin kami menutup di Jawa Timur, tapi bangun barunya hanya di Sumatra Utara," imbuhnya. (OL-6)

Komentar