Polkam dan HAM

Wapres Minta Korban Penyanderaan Papua Dibebaskan Apapun Caranya

Selasa, 14 November 2017 16:53 WIB Penulis: Dheri Agriesta

ANTARA

WAKIL Presiden Jusuf Kalla tidak ingin main-main dengan pelaku penyanderaan warga di Timika, Papua. Kalla menegaskan, warga yang dibebaskan harus dibebasakan apapun caranya.

"Harus menyelamatkan rakyat apapun caranya," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Polisi dan TNI telah dikerahkan untuk menyelamatkan warga. Mereka bersama dengan pemerintah setempat mengusahakan penyelesaian masalah secara dialog. Kalla mengatakan, dialog adalah tindakan pertama yang lumrah diambil.

Namun, jika kesepakatan tak kunjung tercapai, pemerintah lebih mementingkan kepentingan masyarakat banyak. Pemerintah tak akan sungkan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penyanderaan.

"Jadi harus tegas juga untuk menyelesaikan itu, tapi sekarang ini harus dengan persuasif supaya jangan terjadi korban yang banyak," kata Kalla.

Kalla mengatakan, 21 orang yang diduga dan berkaitan dengan penyanderaan telah dicari. Pemerintah juga belum tahu motif pelaku penyanderaan.

Hingga saat ini, pemerintah daerah telah memberikan bantuan kepada 1300 warga yang menjadi sandera. Tak hanya pemerintah daerah, bantuan juga diberikan perusahaan swasta seperti PT Freeport Indonesia.

"Karena itu kan banyak juga yang bekerja di Freeport, orang-orang di situ," kata Kalla. (MTVN/OL-6)

Komentar