Polkam dan HAM

Pasokan Bantuan Belum Bisa Diakses Warga Tembagapura

Selasa, 14 November 2017 14:20 WIB Penulis: Arga Sumantri

ANTARA FOTO/Reno Esnir

SEJUMLAH kendala untuk menjaga keselamatan sandera Papua masih dijumpai di plapangan. Pasokan bantuan logistik disebut belum bisa masuk seluruhnya ke lokasi penyanderaan di Distrik Tembagapura, Papua karena aksesnya masih ditutup oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Pemerintah sudah siapkan makanan, dua kontainer dikirim. Ternyata tidak bisa diakses penduduk setempat, masih sebagian yang bisa diambil," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/11).

Polri pun meminta KKB segera membuka akses di Distrik Tembagapura, Papua. Sebab, warga membutuhkan segera pasokan bantuan seperti makanan. Terutama, anak-anak dan ibu hamil. "Kita mengharapkan diberikan akses menyalurkan bahan pangan tersebut," ucapnya.

Sekitar 1.300 orang warga Papua dan pendatang disandera oleh KKB sejak empat hari lalu. Mereka yang disandera bermukim di sekitar Kimberly hingga Banti, Distrik Tembagapura, Jayapura, Papua.

Hingga kini, kawasan yang menjadi lokasi penyanderaan sudah dijaga oleh ratusan personel Satuan Tugas Terpadu yang terdiri dari anggota TNI dan Polri. Korps bhayangkara masih berupaya melakukan negoisasi dengan KKB terkait kasus ini.

"Polri mengharapkan tetap penyelesaiannya bisa secara persuasif, tidak ada korban yang jatuh," ujar Setyo.(MTVN/OL-3)

Komentar