Polkam dan HAM

Polisi Tangkap Pria Mencurigakan di Istana

Selasa, 14 November 2017 11:46 WIB Penulis: Antara

Dok.MI

SEORANG pria di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat ditangkap pada Senin 13 November 2017 malam. Pria yang bernama Basufi Tarsiwan ini ditangkap karena gerak geriknya mencurigakan.

"Saat ini dilakukan pendalaman di Polsek Gambir," kata Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Asep Guntur di Jakarta, hari ini.

Pria Banyumas itu berlalu lalang di depan Istana Kepresidenan, kemudian mendatangi pos penjagaan berniat untuk menemui Presiden Joko Widodo.

Petugas jaga mencurigai Basufi lantaran niat bertemu Presiden Jokowi tidak sesuai prosedur, sehingga mengamankan pria tersebut. Saat akan diamankan, Basufi melakukan perlawanan dengan menyerang petugas dan menyebut ISIS.

Asep menuturkan polisi masih menyelidiki motif dan latar belakang Basufi yang berusaha memasuki kompleks Istana Kepresidenan.

Sebelumnya, pada 28 Agustus 2017, seorang pria berinisial B berusaha menyusup ke dalam kawasan Istana Negara. Aksi tersebut digagalkan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Prabowo Yuwono mengatakan, pria tanpa busana itu awalnya berlari dari arah lampu merah Mahkamah Agung (MA) menuju arah pagar Istana Negara dan mencoba memasuki area ring satu.

Setelah dilakukan pemeriksaan, orang tersebut tidak membawa identitas diri serta mulut mengeluarkan busa. Pria itu mencoba meronta untuk melepaskan pegangan dari para petugas. Namun pria asal Cengkareng, Jakarta Barat itu akhirnya bisa diamankan dan dibawa ke Mapolsek Gambir, Jakarta Pusat.

Hasil pemeriksaan menyatakan B potisif menggunakan sabu. Dia juga diduga mengalami gangguan jiwa. "Dia stres karena dagangannya tak laku. Setelah dicek urine ternyata positif sabu," Argo, Selasa 29 Agustus 2017. (MTVN/OL-7)

Tonton videonya:

Komentar