Megapolitan

Desain Diubah agar Proyek Trotoar tidak Molor

Jum'at, 10 November 2017 10:45 WIB Penulis:

ANTARA/RIVAN AWAL LINGGA

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merombak desain trotoar di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal menjamin proyek trotoar akan selesai sebelum Asian Games dihelat.

"Saya harap Desember sudah mulai jalan, targetnya Asian Games bisa selesai," kata Yusmada di Gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin.

Meski demikian, Yusmada enggan menuturkan konsep perombakan trotoar tersebut.

Konsep itu baru akan dipublikasikan begitu desain selesai. Yusmada juga belum memastikan apakah perubahan desain akan berdampak pada lebar trotoar.

"Nanti finalnya, ini lagi dirancang. Saya tidak mau hal-hal yang belum pasti keluar," kata Yusmada.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan Dinas Bina Marga sebagai leading sector dan PT MRT sebagai pihak yang ditunjuk untuk menata trotoar di kawasan tersebut masih bekerja.

Pemprov, kata Sandi, ingin ada ruang khusus bagi warga untuk berinteraksi di trotoar tersebut.

"Kita ingin ini menjadi sebuah fasilitas yang memuliakan pejalan kaki memastikan hierarki daripada trotoar itu dikembalikan kepada pemegang hak tertinggi, yaitu pejalan kaki. Tapi juga diberikan ruang-ruang khusus untuk interaksi warga. Itu yang diinginkan," kata Sandi.

Senada, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga enggan membeberkan konsep penataan trotoar Sudirman-MH Thamrin sesuai rancangan yang diinginkannya.

"Nanti kalau udah jadi desainnya saja ya, daripada kita imajinasi," katanya di Balai Kota, kemarin.

Sebelumnya, ketika dipimpin Djarot Saiful Hidayat, Pemprov DKI sudah memulai proyek revitalisasi trotoar di Sudirman-MH Thamrin.

Saat itu pemprov menyampaikan, trotoar yang baru akan dibangun selebar 8 meter hingga 10 meter.

"Nantinya, trotoar tersebut akan menjadi percontohan bagi revitalisasi trotoar di wilayah lain di Jakarta," tutur Djarot pada 11 Oktober.

Penataan trotoar secara menyeluruh diperkirakan akan memakan waktu panjang, hingga kepemimpinan DKI berganti.

Pasalnya, total panjang trotoar yang terbentang di seluruh wilayah DKI Jakarta mencapai sekitar 1.300 kilometer. Hingga saat itu pemprov sudah merevitalisasi sekitar 10%.

"Revitalisasi semua trotoar di Jakarta ini tidak mungkin dilaksanakan hanya dalam waktu lima tahun. Saya perkirakan butuh waktu lebih dari lima tahun, baru selesai," imbuhnya.

Pemprov juga pernah mencanangkan program Trotoar Kita yang dimulai dengan revitalisasi di Patung Pemuda Membangun di Jalan Jenderal Sudirman hingga Patung Kuda Arjuna Wiwaha di Jalan MH Thamrin. (Nic/J-4)

Tonton videonya:

Komentar