Lampung Surplus Daya Listrik

Jum'at, 13 October 2017 16:02 WIB Penulis: Eva Pardiana

ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

BEROPERASINYA Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulu Belu unit 3 dan 4 dengan kapasitas masing-masing 55 MW dalam sistem kelistrikan Lampung
serta Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) MPP New Tarahan sebesar 4 x 25 MW menjadikan daya mampu pembangkit di Provinsi Lampung surplus.

Plh DM Hukum dan Humas PT PLN (Persero) Distribusi Lampung Bernadus Hernawan Rahanto memaparkan total daya mampu pembangkit di Lampung saat ini
telah mencapai 1061 MW, sistem interkoneksi sumatera bagian selatan sebesar 350 MW dan beban puncak sebesar 948 MW. "Sehingga Lampung memiliki cadangan daya mampu pasok sebesar 113 MW atau 10,65 %," ujar Bernadus, Jumat (13/10).

Menurut Bernadus, kebutuhan listrik Lampung terus bertambah, hal ini terlihat dari tren pertumbuhan penjualan tenaga listrik yang meningkat hingga mencapai 5,45% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016. Untuk itu, membantu pemerintah mewujudkan program Lampung Terang 2019, PLN Distribusi Lampung telah mempersiapkan kebutuhan listrik masyarakat sesuai dengan master plan yang telah disusun.

Selain itu, lanjut Bernadus, pihaknya telah memiliki Area Pengatur Distribusi (APD) yang didukung oleh sistem Scada (Superisory Control and Data Acquisition) yang mampu mengoperasikan jaringan distribusi 20kV secara handal dan terpusat.

Sebagai keseriusan PLN dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan, PLN Lampung juga telah mengoperasikan Gardu Induk Mini yang berlokasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Gardu Induk Liwa di Kabupaten Lampung Barat yang turut dikunjungi pada kegiatan media gathering 2017 ini.

"Kedua Gardu Induk tersebut berfungsi untuk memperkuat sistem kelistrikan di bagian barat dan timur Provinsi Lampung," pungkasnya.(OL-5)

Komentar