Polkam dan HAM

Fahri Tak Persoalkan Anggaran Densus Tipikor Rp2,6 Triliun

Jum'at, 13 October 2017 15:57 WIB Penulis: Ilham Wibowo

MI/MOHAMAD IRFAN

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menganggap wajar besaran anggaran yang diajukan Kepolisian untuk membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Nilai anggaran yang akan dikucurkan total sebesar Rp2,6 triliun.

"Karena itu bagian anggaran Polri sehingga semakin besar kita berikan, jadi wajar saja," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat 13 Oktober 2017.

Anggaran Densus Tipikor besarannya dinilai masih kalah dibanding Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut Fahri, KPK memiliki anggaran RP1 triliun hanya untuk membiayai 1.000 pegawai. Sementara Densus Tipikor, anggarannya perlu untuk unit yang melibatkan 400.000 personil Polri di seluruh Indonesia.

"Jadi wajar sekali karena 400 ribu pegawai ini yang akan menjadi konsep dari Densus sampai tingkat kecamatan, barulah pemberantasan korupsi bisa diterapkan di seluruh Indonesia," ujar Fahri.

Fahri menilai Polri dan Kejaksaan merupakan lembaga penegak hukum yang berwewenang menangani perkara pidana korupsi. Jumlah personil yang berada di setiap wilayah pun menjadi keniscayaan dalam hal penumpasan.

"Hanya polisi yang punya power dan jaringan kerja yang nanti nyambung dengan Kejaksaan kita di seluruh Indonesia, sehingga hukum itu sama buat seluruh orang," ucap dia. (MTVN/OL-7)

Komentar