Polkam dan HAM

Wiranto: Kampanye Pilkada Jangan Ganggu Ketertiban

Jum'at, 13 October 2017 15:56 WIB Penulis: Dheri Agriesta

MI/MOHAMAD IRFAN

TAHAPAN awal pilkada serentak 2018 sudah dimulai. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta tahapan pilkada tak mengganggu ketertiban masyarakat.

Wiranto menilai, lumrah jika situasi politik dan sosial meningkat jelang pilkada. Lagipula, setiap kontestan yang hendak bertarung telah mulai melakukan kampanye untuk mencari dukungan dari masyarakat.

"Kampanye itu kan melibatkan rakyat, kalau rakyat sudah bergerak dalam rangka kampanye kan tentu sedikit memanas," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

Wiranto tak akan membiarkan situasi politik dan sosial memanas. Sejumlah tindakan pencegahan telah dipikirkan. Kata dia, panas yang ditimbulkan pilkada tak boleh melewati batas kewajaran.

Ia meminta seluruh pemangku kepentingan menjaga situasi tetap kondusif. Tak lupa, masyarakat juga harus bertanggung dengan ketertiban di lingkungan mereka.

"Itu kita imbau supaya panasnya jangan sampai menyebabkan kita terpecah belah sebagai bangsa," kata dia.

Mantan Panglima ABRI ini tak ingin, perhelatan pilkada justru menimbulkan konflik di masyarakat. Karena, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan pemerintah untuk membangun bangsa ini.

"Jangan sampai ada sesuatu yang mengganggu keamanan nasional. Karena masih banyak kerjaan lain di bangsa ini selain pemilu, jangan sampai tugas itu terganggu karena pilkada," tegas Wiranto. (MTVN/OL-6)

Komentar