Megapolitan

Jalur Rel Ganda Bekasi Mendesak

Jum'at, 13 October 2017 06:04 WIB Penulis: (Gan/J-3)

ANTARA FOTO/Paramayuda

PENGGUNA kereta rel listrik (KRL) Jakarta Kota-Cikarang berharap pembangunan fisik jalur rel ganda atau double-double track (DDT) segera selesai. Hal itu dimaksudkan agar perjalanan rute tersebut bisa ditempuh lebih cepat. Wahab Firmansyah, 28, warga Tambun, mengaku sudah lama menantikan rute perjalanan KRL menuju Cikarang. Itu sangat membantu warga. Dengan biaya murah sudah bisa ke Jakarta dan Cikarang.

“Kabar baiknya rute tersebut sudah berjalan, tapi waktu tempuh perjalanannya kok lama banget. Harusnya bisa dipercepat,” harap Wahab, kemarin.
Wahab menjelaskan, sebelum adanya rute perjalanan Jakarta Kota-Cikarang, perjalanan KRL Jakarta Kota-Bekasi pun sudah sering terganggu. Bukan sekadar gangguan teknis, melainkan KRL harus mengalah pada lintas kereta api (KA) jarak jauh.

Menanggapi hal ini, Dirut PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Muhammad Nurul Fadhila mengaku saat ini jalur kereta jarak jauh dan kereta komuter belum dipisahkan. Kondisi itu yang membuat KRL berjalan bergantian dengan kereta antarkota (jarak jauh). Menurut Fadhil, solusinya ialah pemisahan jalur milik KRL dan KA jarak jauh. Saat ini itu tengah dikerjakan. Jika selesai, jarak tempuh bisa dipercepat dan jadwal perjalanan KRL bisa ditambah. Proses pembangunan DDT baru 40% dari 34,14 km yang akan dibangun. (Gan/J-3)

Komentar