Nusantara

Buku Kisah Nyata Para Korban Tandai Peringatan 15 Tahun Bom Bali

Kamis, 12 October 2017 20:26 WIB Penulis: Antara

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

PELUNCURAN buku 'Luka Bom Bali' menandai peringatan 15 tahun terjadinya Tragedi Bom Bali I (12-10-2002) di Monumen Ground Zero, Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (12/10) sore.

"Mari kita panjatkan doa bersama bagi para korban bom, saya berpesan agar tidak ada dendam kepada siapa pun, sehingga tercipta perdamaian," ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Menginjak 15 tahun Tragedi Bom Bali I, acara peringatan ditandai dengan peluncuran buku yang berisikan cerita kisah nyata para korban Bom Bali. Menurut Pastika, peringatan Bom Bali bukan untuk mengenang peristiwa yang mengakibatkan luka mendalam bagi Bali dan dunia itu, tetapi untuk mengingatkan bahwa peristiwa serupa jangan terjadi lagi.

"Yang paling penting adalah menghilangkan dendam sehingga tercipta kedamaian," katanya dalam acara yang juga dihadiri beberapa perwakilan negara sahabat dari sejumlah konsulat/konsulat jenderal di Bali.

Meski 15 tahun berlalu, trauma dan kesedihan para korban ini sangat sulit dihilangkan.

"Melalui buku ini, para korban berharap dunia juga merasakan luka yang mereka alami dan menghilangkan dendam yang ada," ujar Gubernur Bali.

Tragedi Bom Bali I terjadi pada 12 Oktober 2002 dengan dua ledakan yang hampir bersamaan dan memghancurkan Sari Club dan Paddy's Pub serta menewaskan 200 orang lebih, bahkan 500 orang lebih cacat permanen. (OL-2)

Komentar