Nusantara

Pilkada Jatim: Gus Ipul Punya Kesabaran, Khofifah Dikenal Gigih

Kamis, 12 October 2017 14:32 WIB Penulis: Ilham Wibowo

ANTARA

PERPOLITIKAN di Jawa Timur menyambut Pilkada 2018 semakin dinamis. Dua figur bakal calon yang akan bersaing untuk memperebutkan Jatim I yakni Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa dinilai menjadi dua nama yang paling dilirik masyarakat Jawa Timur.

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio peluang dua tokoh tersebut untuk menangi kontestasi Pilkada Jatim masih sama kuat 50-50. Pengalaman Gus Ipul sebagai petahana dan Khofifah sebagai Menteri Sosial dinilai merupakan kelebihan masing-masing.

"Kalau saya lihat, Gus Ipul terkenal sabar 10 tahun menjadi Wagub, sementara Khofifah punya keunggulan sendiri karena dia dikenal gigih dan dekat dengan akar rumput," kata Hendri, Kamis (12/10).

Menurut Hendri, sulit untuk memprediksi siapa yang lebih diunggulkan untuk mendulang suara warga Jatim. Pasalnya, Gus Ipul dan Khofifah punya basis pendukung yang memiliki karakter maupun ideologi yang sama.

"Agak sulit memang memprediksi siapa pemenang Pilkada Jatim ini, karena keduanya memiliki kans dan potensi background yang sama," ucap Hendri.

Hendri menambahkan, peran partai politik menjadi penting. Ditambahkan, kesamaan basis pendukung dari Nahdatul Ulama (NU) tak berpengaruh terhadap ketokohan calon. Kemenangan Pilkada Jatim, kata dia, diprediksi akan ditentukan oleh jaringan dan kinerja mesin partai.

"Biasanya figur tokoh menentukan, nah kalau di Jatim ini beda karena kekuatannya sama, maka faktor parpol menjadi penentu. Siapa yang kuat dan punya jaringan di Jatim itulah yang akan menentukan si calon gubernur ini nantinya," kata dia.

Gus Ipul resmi direkomendasikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon gubernur (cagub) Pilgub Jawa Timur 2018. Sementara Khofifah, sudah resmi memiliki tiket dari Partai NasDem dan Partai Golkar. Kedua tokoh tersebut masih perlu berkoalisi dengan parpol lain untuk memenuhi minimal kursi DPRD dalam pencalonan.(MTVN/OL-3)

Komentar