Gaya Urban

Lanjut ke Kejuaraan

Ahad, 8 October 2017 04:01 WIB Penulis: Rio/M-3

MI/Arya Manggala

DARI hobi menjadi serius, begitulah kegiatan panahan bagi beberapa anggota Youth Islamic Study Club (YISC) Archery Club. Sebabnya, ada beberapa orang yang telah meluaskan langkah dari lapangan masjid itu ke level kejuaraan.

Hal itu dialami sendiri oleh Muhammad Ali Arrahman. "Pernah dua kali ikut kejuaraan. Pertama waktu ada kejuaraan di Bogor dan saya dapat perunggu. Terus ikut juga kejuaraan internal di YISC. Semua saya ikut supaya menambah pengalaman dan jam terbang untuk bisa ke level selanjutnya," papar Ali.

Dari mengikuti beberapa kejuaraan itu pula, Ali semakin memahami keunikan olahraga panahan. "Kalau di pertandingan atau kejuaraan, pemanah tidak perlu memperhatikan pihak lawan karena hanya perlu fokus dan konsentrasi pada diri sendiri untuk mendapatkan poin terbaik. Jadi, inilah uniknya olahraga panahan," tambah pria yang sudah berlatih lebih dari setahun ini.

Potensi para pehobi panahan melangkah ke kejuaraan juga didukung instruktur YISC Archery Club, Hikmatiyar Rabbani.

"Karena di sini bukan hanya sebagai media hiburan atau menyalurkan hobi. Bagi anggota yang mau serius, tentu akan kita latih berbeda sehingga mereka bisa mencoba pengalaman baru dengan mengikuti berbagai ajang kejuaraan di berbagai tempat," jelasnya.

Untuk benar-benar mau mengikuti kejuaraan atau kompetisi, Hikmatiyar mengungkapkan pemanah pemula harus berlatih rutin sekurangnya tiga kali dalam sepekan. Hal itu penting karena panahan membutuhkan fokus dan konsentrasi tinggi. "Tiga kali dalam seminggu dan berlatih sekurang-kurangnya setahun saya pikir sudah cukup untuk mengikuti lomba-lomba. Namun, latihan harus rutin karena panahan ini membutuhkan feel yang harus ditingkatkan setiap latihan," ucapnya.

Sementara itu, Ali menambahkan, untuk olah fisik, olahraga panahan tetap harus dikombinasikan dengan olahraga lain. Ali mengaku tetap rutin berlatih sepak bola dan lari.

"Kalau sepak bola dan lari itu kan tentu untuk menambah stamina dan menjaga kebugaran tubuh. Untuk memanah, kita jarang mengeluarkan stamina yang banyak sehingga bagi saya memanah digabung dengan lari dan sepakbola sangatlah tepat," pungkasnya.

Komunitas: Youth Islamic Study Club (YISC)

Lokasi: Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Waktu latihan: Sabtu dan Minggu, 08.00-15.00

Biaya: Rp225 ribu/bulan

Manfaat memanah:

- Membentuk karakter

- Melatih ketenangan diri

- Meningkatkan keberanian

- Melatih fokus dan konsentrasi

- Melatih pernapasan

Komentar