MI Anak

Aplikasi Bikin Jago Matematika

Ahad, 8 October 2017 01:16 WIB Penulis: Suryani Wandari/M-3

MI/Seno

BERLATAR batu bata berwarna merah dan diiringi musik yang ceria, tampilan pada aplikasi ini mengeluarkan soal-soal yang membuat otak kita berputar, 88 dikalikan 81 berapa, ya? Atau 428 ditambah 244 hasilnya berapa, ya? Ayo sobat Medi pada tahu tidak? Coba kamu jawab dengan waktu yang cepat, ya, karena jika lama menjawabnya, bisa-bisa enggak dapat skor nih hi hi....

Inilah serunya menjawab soal matematika di aplikasi Good Math ini. Kita dibuat makin deg-degan karena harus berpacu dengan waktu.

Aplikasi quiz matematika ini bisa digunakan untuk belajar berhitung bahkan kamu bisa jago matematika seperti penciptanya, Muhammad Hafizh Bayhaqi. Yuk kenalan dengan dia!

Suka matematika

Matematika memang sering menjadi mata pelajaran yang tidak disukai karena susah, belum lagi banyak rumusnya ya. Hal ini berbeda dengan teman kita yang akrab dipanggil Hafizh ini. Cinta dengan matematika, Hafizh bahkan mengatakan ia ingin menjadi seorang matematikawan yang hebat lo sobat.

Hafizh yang masih berumur 10 tahun ini sangat menyukai matematika sejak dirinya kelas 2. "Aku suka matematika dari kelas 2, menurutku matematika itu tidak susah kok, malah itu pelajaran yang seru," kata Hafizh saaat diwawancara Medi, Rabu (4/10).

Kesenangannya dengan matematika didukung pula oleh sang ayah, Pak Abdul Hakim Budiman, yang juga sempat mengajar matematika di sekolah. "Dulu sempat mengajar juga, tapi ketika Hafizh mulai suka matematika, saya langsung fokus ke Hafizh untuk mengajarinya di rumah," kata Pak Abdul.

Pak Abdul punya cerita yang sangat berkesan mengenai pemahaman Hafizh memecahkan soal matematika. Hafizh yang saat itu masih kelas 3, berbeda pendapat dengan guru matematika di sekolahnya.

"Ia (Hafizh) mengerjakan dengan benar tetapi gurunya itu yakin caranya salah. Hingga akhirnya Hafizh memutuskan untuk homeschooling bersama saya," lanjut Pak Abdul.

Coding sebagai pendamping

Berada di era digital sekarang ini, tentunya gawai (gadget) sudah begitu akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Hal itu pula yang dirasakan Hafizh.

Tak hanya menjadi sarana komunikasi, gawai pun ia jadikan pula sebagai bahan belajar. Namun semangat Hafizh belajar ini sering tidak tersalurkan karena ia merasa aplikasi yang ada kebanyakan gim. Aplikasi tentang edukasi masih belum banyak.

Hebatnya, Hafizh tidak pasrah. Ia memutuskan untuk belajar membuat aplikasi dengan coding.

Ya, tak hanya matematika, Hafizh pun kini mulai tertarik dengan coding. "Sejak setahun yang lalu aku belajar sendiri dari video tutorial di Youtube," kata Hafizh. Menurutnya, belajar coding pun tidak sulit lo, belajar coding justru melatih logika berpikir.

Hingga kini sudah ada tiga aplikasi yang dibuatnya. Selain Good Math, ada aplikasi quiz matematika yang dibuatnya dengan skala nasional. Namun, aplikasi ini terdapat beberapa kekurangan karena engine gim tersebut menggunakan software Construct 2 yang terbatas pada tool. Ada juga aplikasi bernama Puzzle Kartini dengan tiga tokoh Kartini masa kini yakni Ibu Sri Mulyani, Susi Pudjiastuti, dan Retno Lestari Priansari Marsudi.

Good Math

Di aplikasi yang baru launching sebulan yang lalu ini, Hafizh mengajak anak-anak untuk belajar matematika dengan quiz juga. Terdapat empat level yang masing-masing punya skor dan waktu untuk menjawab. Semakin tinggi levelnya, soal akan lebih sulit dan waktu semakin cepat.

Di aplikasi ini, ia memakai engine gim Unioty 3D dengan menggunakan bahasa pemprograman c#. Berbeda dengan Quiz Matematika, di Good Math pemain bisa memilih operasi hitungnya nih, misalnya penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau perkalian.

Hingga kini aplikasi tersebut sudah banyak diunduh lewat Playstore, Appstore, atau Tizen Store. Pengunduhnya tidak hanya di dalam negeri tapi juga dari beberapa negara seperti Rusia, Prancis, dan Tiongkok, lo. "Waktu itu Appstore sendiri me-review aplikasinya hingga kini banyak yang download terutama di luar negeri. Di Rusia sendiri sudah di-download 300, sedangkan Indonesia baru 80 saja," kata Hafizh.

Meskipun di dalamnya terdapat iklan, Hafidz mengatakan dirinya tak berniat mengambil keuntungan dari aplikasi ini. Ia hanya ingin anak-anak bisa lebih senang belajar matematika. Aplikasinya bisa berjalan dengan tanpa data atau offline kok sobat.

Hafizh pun mengaku aplikasi ini cocok untuk semua umur karena terdapat level yang bisa dipilih. Hafizh berharap anak-anak bisa lebih memanfaatkan gawainya untuk hal positif, bukan hanya untuk bermain gim.

Komentar