Otomotif

Nissan Tarik 1,2 Juta Mobil Bermasalah

Selasa, 3 October 2017 09:54 WIB Penulis:

AFP/KAZUHIRO NOGI

PRODUSEN mobil asal Jepang, Nissan, menarik 1,2 juta mobil karena tidak memenuhi kriteria standar yang ditetapkan.

Pada pemeriksaan kendaraan di tahap terakhir, tim Nissan menemukan adanya ketidaksesuaian dengan aturan standar yang dikeluarkan pemerintah Jepang.

Penarikan unit secara besar-besaran itu diumumkan kemarin. Hal itu bermula saat petugas yang tidak teser­tifi­kasi melakukan pemeriksaan kendaraan dan menemukan adanya bagian yang sesuai dengan standar pemerintah Jepang.

Temuan itu membuat harga saham Nissan di bursa Tokyo merosot. Saham produsen mobil itu anjlok lebih dari 5% di awal sesi pembuka­an bursa.

Di sesi penutupan, saham Nissan tergerus sebesar 2,69%. Presiden Nissan, Hiroto Saikawa, mengatakan pemeriksaan yang dilakukan petugas tanpa sertifikat tersebut menjadi persoalan yang sangat serius.

Untuk mengatasi masalah itu, Nissan terpaksa harus me­rogoh kocek 25 mi­liar yen. “Saya sendiri i­ngin menyelidiki tentang hal ini meskipun inspeksi yang dila­kukan tidak sesuai dengan keinginan Nissan.”

Menurut Saikawa, Nissan yakin sejauh ini seluruh kendaraan yang dikirim dalam kondisi aman dan nyaman.

Untuk merespons temuan itu, Nissan membentuk se­buah tim yang berisi anggota dari pihak independen guna melakukan investigasi agar peristiwa serupa tidak terulang. (*/I-4)

Komentar