Hiburan

Warkop DKI Reborn Part 2 Kalahkan Film Hollywood di Media Sosial

Senin, 25 September 2017 13:57 WIB Penulis: Basuki Eka Purnama

DOK FALCON PICTURES

FILM komedi Warkop DKI Reborn Part 2 mendapatkan jumlah perbincangan terbanyak di jagat media sosial Indonesia. Para warganet mengomentari positif film yang menampilkan film besutan Anggy Umbara itu. Apalagi sejak pemutaran perdananya, film itu telah menembus angka 3 juta penonton.

Berdasarkan riset dari perusahaan media intelijen berbasis di Australia, Isentia, yang dilakukan sejak 1 Agustus hingga 22 September 2017, Warkop DKI Reborn Part 2 mendapat jumlah pembicaraan mencapai 4.753 buzz dibandingkan film-film Hollywood seperti Renegades, Kingsman: The Golden Circle, Detroit, dan American Assassin.

Menurut General Country Manager Isentia Jakarta Luciana Budiman, antusiasme warganet Indonesia membicarakan sekuel film Warkop DKI Reborn ini tentu tidak lepas dari ikatan emosional yang kuat dari penggemar grup lawak kondang generasi 80-an yang ingin memperkenalkan kepada anak-anak mereka. Ditambah dengan bintang-bintang yang tidak asing lagi bagi generasi milenial yang ikut bermain di film tersebut.

"Tidak bisa dipungkiri, trio Dono, Kasino dan Indro masih memiliki kharisma di kalangan pecinta film tanah air, khususnya film-film komedi. Mereka adalah legenda yang bahkan film-film lamanya masih sering diputar di berbagai stasiun televisi. Tidak heran kalau versi terbarunya, sekalipun diperankan oleh aktor yang berbeda, tetap menjadi perbincangan hangat bagi penggemar mereka," tutur Luciana.

Isentia, tambah Luciana, telah melakukan riset pembicaraan tentang empat film Hollywood yang dikomparasikan dengan Warkop DKI Reborn Part 2.

Secara keseluruhan, film Warkop DKI Reborn Part 2 mendapat porsi 80.25% pembicaraan di jagat maya dibandingkan film American Assassin yang mendapat jumlah pembicaraan sebanyak 48 buzz (0.81%), Detroit yang mendapat 203 buzz (3.43%) dan Renegades dengan jumlah 138 buzz (2.33%).

"Film Hollywood yang mendapat porsi cukup besar adalah Kingsman: The Golden Circle yang mencapai 781 pembicaraan atau 13.19 persen dari seluruh total buzz. Salah satu faktornya disebabkan karena film ini adalah sekuel dari film Kingsman: The Secret Service sehingga sudah terbentuk penonton loyal sebelumnya."

Luciana menambahkan bahwa tema perbincangan tentang Warkop DKI Reborn Part 2 tersebut mayoritas tentang premier pemutaran film dan Falcon Pictures sebagai produsernya.

"Kalau dari word cloud yang kami tangkap melalui sistem, topik tentang film ini lebih banyak dibicarakan tentang produsernya serta pemutaran perdananya. Selain itu ada juga tentang Tora Sudiro sebagai salah satu aktor yang ikut bermain di film ini. Tora memang memiliki fans loyal tersendiri sehingga wajar apabila dia banyak dibicarakan di film ini," imbuhnya.

Hal senada juga dikemukakan pengamat sekaligus praktisi perfilman Nauval Yazid. Menurutnya, ketika film lokal ramai dibicarakan di media sosial, itu berarti tim promosi dan publisitas rilis film tersebut sukses dalam merencanakan kampanye promosi mereka.

"Faktor lokalitas, seperti bahasa, kedekatan tema, dan pemeran-pemeran yang familiar, juga mendukung dan menambah ramainya film lokal dibicarakan di media sosial dibanding film asing," katanya.

Yang jelas, tambah Nauval, penonton film yang datang ke bioskop adalah mereka yang mempunyai akses ke internet dan punya kemampuan melek internet yang cukup tinggi. Artinya, mau tidak mau promosi film lokal harus menjangkau dan menarik perhatian warganet dan harus berani bersaing dengan jutaan arus informasi lain yang masuk ke perhatian target audiens ini setiap menitnya.

"Di sinilah tantangan mempromosikan film lokal, yaitu harus siap bersaing dengan konten apapun, dari manapun. Kalau akhirnya sebuah film lokal ramai dibicarakan di media sosial, berarti strategi kampanye mereka terbukti efektif dan berhasil," imbuhnya. (RO/I-2)

Komentar