MI Muda

Dari Sampah Beroleh Beasiswa

Ahad, 24 September 2017 11:34 WIB Penulis: Hilda Julaika Jurusan Jurnalistik Universitas Padjadjaran

DOK RANTINGHIJAU

"Jika sehabis jajan dan tidak ada bak sampah di sekitar kalian, apa yang akan kalian lakukan?"

Serentak anak-anak peserta kelas bimbel Ranting Hijau itu menjawab, "Akan disimpan atau dikantongi terlebih dahulu sebelum menemukan bak sampah dan membuangnya."

Edukasi tentang lingkungan itu berlangsung di sela-sela pembelajaran aneka mata pelajaran, matematika, IPA, IPS, hingga bahasa Inggris di Masjid Ukhuwah Islam di kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, belum lama ini.

Bimbel itu menjadi bagian rangkaian kegiatan komunitas Ranting Hijau (RH). Sebelumnya, para mahasiswa melakukan sosialisasi untuk menjaring peserta, anak-anak petugas sapu di kampusnya. Hal ini diawali keresahan atas persoalan sampah di area kampus yang rumit dan seakan tak terselesaikan.

Mereka menyebut anak-anak itu para penerima manfaat Beasiswa Ranting Hijau. "Sederhana sih, kami sosialisasi pada petugas sapu lalu aku hubungi kepala petugasnya, menawarkan beasiswa Ranting Hijau. Lalu kita sosialisasi apa programnya dan sebagainya, kemudian dibuat daftar anaknya. Seleksinya sederhana karena kami merasa mereka orang-orang yang harus didukung," ujar Rachmawati, mahasiswa jurusan geografi, Fakultas MIPA UI, yang juga Ketua Ranting Hijau.

Ranting Hijau digagas para penerima beasiswa Aktivis Nusantara Dompet Duafa. Diwajibkan melakukan aksi sosial, mereka fokus pada masalah lingkungan dan pendidikan.

Sampah untuk sedekah
Selain mengajar, ada gerakan Dengan Sampah Bisa Sedekah. "Jadi kami melakukan pengolahan sampah menjadi bijih plastik. Pengelolaannya dilakukan untuk kebermanfaatan beasiswa bagi adik-adik," ungkap Rachmawati.

Sampah-sampah plastik itu diperoleh dari lokasi pengumpulan sampah berupa gelas plastik, botol plastik, dan kertas di Masjid UI. "Kami mengajak divisi Sosial Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Lembaga Dakwah UI untuk bekerja sama melakukan pemilahan sampah di lingkungan sekretariat BEM dan lembaga dakwah masing-masing. Selanjutnya, sampah terpilah itu diolah menjadi bijih plastik dan bubur kertas di lapak Sampah Indonesia," ujar Rachmawati.

Beasiswa Ranting Hijau
Keuntungan hasil pengelolaan dan pengolahan sampah itu dialokasikan untuk beasiswa pendidikan anak-anak petugas kebersihan dari jenjang SD hingga SMA. Bentuk beasiswa pendidikan ini berupa bimbingan belajar gratis, dukungan keperluan alat sekolah, dan uang saku.

Muhammad Khoirul Abidin, salah satu anak penerima beasiswa Ranting Hijau, menyatakan antusiasmenya. Meskipun mengakui awalnya datang karena disuruh, ia justru menjadi salah satu peserta yang selalu hadir dalam bimbel. "Sudah belajar dua bulan sama kakak-kakak. Saya belajar matematika, semuanya...banyak," celotehnya.

Penerima beasiswa lainnya, Sofwan Darwis, mengaku sudah mulai menerapkan pentingnya kepedulian pada lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Siswa SMP yang bercita-cita menjadi pemadam kebakaran ini mengaku belajar banyak mata pelajaran dari para mentornya.

"Kami juga mengajari aspek spiritual mereka, juga pembelajaran soal motivasi dan kepemimpinan juga," tambah Rachmawati.

Bergiat di Masjid UI, dukungan juga datang dari pengelola, mulai lokasi pembelajaran, air minum, hingga makanan.

"Ada masa ketika kita harus belajar menghibahkan diri kita untuk kepentingan orang lain. Percaya deh, ketika kita menolong orang lain, Allah akan mendorong kita dari sisi yang lain," tegas Rachmawati.

Presentasi di Kanada
Hasil kerja keras itu, selain eksis di UI, Ranting Hijau, diwakili Rachmawati, Idmand Ferdina, dan Miriam berpartisipasi dalam Internasional Conference on Water, Informatics, Sustainability, & Environment 2017 (iWISE) di Universitas Carleton, Ottawa, Kanada, Juli lalu. Kegiatan yang diikuti 100 akademisi dari berbagai negara itu merupakan forum inovasi dan presentasi hasil riset lingkungan yang berkelanjutan di masa depan.

Mereka bertiga merupakan delegasi termuda dalam konferensi itu dan sukses merebut perhatian dengan presentasi tentang Ranting Hijau. (M-1)

muda@mediindonesia.com

Komentar