Kuliner

Jepang dengan Sentuhan Prancis

Ahad, 24 September 2017 06:16 WIB Penulis: Rizky Noor Alam

MI/Adam Dwi

BOSAN dengan makanan Jepang yang itu-itu saja? Coba datang ke Momozen, restoran berkonsep fine dining yang terletak di lantai 46 The Plaza, Jakarta Pusat, itu memberikan sentuhan Prancis pada hidangan 'Negeri Matahari Terbit'.

Kolaborasi Jepang-Prancis itu tampak dalam teknik memasak dan bahan baku yang digunakan. Teknik yang digunakan ialah sous vide, yakni cara memasak dengan memasukkan bahan ke dalam kantong kedap udara dan suhu rendah dalam waktu panjang. Bahan baku yang dipilih ialah jamur truffle yang memiliki aroma khas.

Jamur black truffle somen with caviar menjadi hidangan pembuka saat Media Indonesia bertandang ke restoran itu. Somen ialah mi putih kecil-kecil khas Jepang berdiameter 1,3 mm. Appetizer ini disajikan dalam keadaan dingin, dengan serutan jamur truffle dan caviar dengan bumbu yang sederhana, yaitu truffle oil, olive oil, dan dihiasi dengan golden flake. Rasanya gurih dan sedikit asin, dengan aroma khas dari jamur truffle yang kian memperkaya cita rasa makanan yang dapat dinikmati dengan harga Rp80 ribu.

Hidangan pembuka lainnya yang patut dicicipi ialah Hokkaido hotate carpaccio. Hidangan dengan tampilan menarik ini merupakan potongan Japanese scallop, kiwi, timun, dengan umami ponzu dan mango chili. Perpaduan itu menghasilkan rasa gurih, segar, dan asam yang akan langsung memenuhi lidah Anda. Makanan ini dibanderol dengan harga Rp160 ribu.

Sous vide

Seusai menikmati beragam appetizer dengan cita rasa yang unik, saatnya menikmati hidangan utama. Coba Charcoal Grilled Gyu Tongue, yaitu lidah sapi yang dimasak dengan metode sous vide dengan beragam bumbu seperti beef jouz.

Potongan lidah yang lembut itu diletakkan di atas irisan labu Jepang dan Karashi mustard. Paduan daging lembut dan labu yang crunchy sangat pas dan gurih. Hidangan ini dapat dinikmati dengan membayar Rp300 ribu.

Namun, hidangan andalan di Momozen ialah Truffle Donabe Gohan. Sajian ini merupakan nasi yang sudah dibumbui dan dimasukkan ke wadah tanah liat atau claypot. Menariknya saat itu diletakkan di meja, chef akan memotong langsung jamur tersebut ke dalam claypot. Setelah dipotong, sebaiknya segera diaduk rata sebanyak 2-3 kali lalu disantap. Aroma yang kuat dari jamur tersebut sangat menggoda Anda saat menyantap hidangan yang terasa gurih di lidah. Cukup membayar Rp300 ribu untuk merasakan kelezatannya.

Bagi yang ingin menikmati sajian ayam, bisa mencicipi Baby Chic Truffle Rice. Hidangan ini merupakan ayam berukuran kecil yang dimasak dengan teknik charcoal grilled, disajikan dengan truffle butter rice. Rasanya hidangan seharga Rp300 ribu ini gurih dengan aroma yang kuat.

Unik

Dari daftar menu Momozen, ada hidangan unik yang menarik perhatian. Hidangan itu merupakan Yuba Frog Leg, yaitu kaki katak segar yang sudah dimarinasi dan digoreng kering, dibumbui dengan balack mayonaisse, garlic pure, dan kulit tahu yang sudah digoreng. Sajian seharga Rp80 ribu ini terasa lembut tapi renyah di bagian luarnya.

Masakan Jepang tentunya tidak lengkap tanpa menu gorengan alias tempura. Coba surume ika dan foie gras corn. Surume ika merupakan cumi-cumi yang dipotong tipis memanjang lalu dibalur dengan tepung tempura dan tinta cumi. Tempura ini dapat dinikmati dengan dua macam saus, yakni soyu dan mayones.

Foie gras corn yaitu jagung manis yang digoreng dengan truffle. Sajian ini mirip seperti bakwan jagung, tetapi dipadukan dengan truffle dan disajikan dengan saus tempura sehingga menghasilkan rasa gurih tapi renyah.

Bagi yang menyukai sup, dapat memesan Tomorokoshi Potage. Sup ini terbuat dari jagung yang diblender, creamy butter corn, disajikan dengan babycorn grilled, kembang kol yang digoreng, serta nori powder (bubuk rumput laut). Sup jagung ala Jepang ini terasa gurih, manis, dan creamy saat diseruput.

Semua hidangan yang ada di restoran ini dikreasikan chef selebriti Sho Naganuma. Chef yang sudah malang melintang di dunia kuliner selama 20 tahun itu memiliki acara kuliner di televisi Asian Food Channel.

Tidak semata kenikmatan hidangan yang bisa didapatkan di restoran ini. Karena restoran terletak di lantai 46, pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Jakarta dari ketinggian 200 meter. (M-4)

Komentar