Olahraga

Kontingen Paralimpiade Indonesia Siap Jadi Juara Umum

Kamis, 21 September 2017 20:46 WIB Penulis: Nurul Fadillah

ANTARA FOTO/Rafiuddin Abdul Rahman

KONTINGEN paralimpiade Indonesia semakin mendekati target meraih gelar juara umum pada ASEAN Para Games 2017.

Pada hari kelima pertandingan, para atlet difabel Indonesia mengoleksi total 91 emas, 53 perak, dan 38 perunggu dan menempati peringkat pertama klasemen umum sementara.

Dengan capaian medali tersebut, Indonesia mengungguli tuan rumah, Malaysia yang mengekor di posisi kedua dengan 72 emas, 65 perak, dan 55 perunggu, serta Thailand di posisi ketiga dengan 44 emas, 49 perak, dan 57 perunggu. Sebelumnya, Komite Paralimpiade Nasional (NPC) menargetkan gelar juara umum bagi kontingen Indonesia.

Untuk bisa meraih target tersebut, 107 emas menjadi bidikan para atlet unggulan difabel Indonesia tersebut. Presiden NPC Indonesia Senny Marbun menyatakan, posisi juara umum tinggal menunggu waktu saja. Namun dia tetap berpesan, anggota kontingen Indonesia tidak takabur. Semuanya harus tetap menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan sambil terus berjuang dengan penuh semangat.

"Kini kita tinggal meminta izin Tuhan untuk merebut juara umum. Hal ini akan terwujud dengan cara kita tidak takabur, namun terus berjuang dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara," tegasnya.

Pada hari kelima pertandingan, Indonesia memperoleh 21 emas, 7 perak dan 10 perunggu. Dari capaian tersebut tim renang sukses melampaui target mereka sebanyak 13 emas, satu perak dan tiga perunggu dari total sembilan emas yang ditargetkan.

Dengan koleksi tersebut, tim renang Indonesia berjaya dengan merebut total 34 emas, 13 perak dan 11 perunggu.

"Performa atlet renang hari ini luar biasa. Beberapa atlet yang tidak ditargetkan mendapat medali emas ternyata memberikan kejutan. Mereka berhasil membuat target hari ini melesat ke atas," tutur Dinda Ayu Sekartaji Marbun, asisten pelatih tim difabel renang Indonesia.

Di sisi lain, tim goal ball Indonesia memastikan ke semifinal. Pada perempat final di Hall 8 Malaysian International Trade and Exhibition Center, Indonesia mengalahkan Laos dengan skor 10-7. Sukses ini membuat Indonesia menghadapi lawan kuat Thailand.

Bila berhasil mengatasi Thailand, di final tim asuhan Hendrig Joko Prasetyo bertemu pemenang partai Laos kontra Malaysia. Sejauh ini Indonesia telah melakoni enam laga dengan mengantongi empat kali menang dan dua kali kalah. Hendrig menilai jika performa anak asuhnya masih naik turun.

“Kami sudah 6 kali main, dengan hasil 4 kali menang dan 2 kali kalah. Kami menargetkan menembus babak final. Itu artinya, kami harus bisa mengatasi perlawanan Thailand di semifinal nanti,” jelas Hendrig. (OL-4)

Komentar